“Kita ini di kota. Pedestrian menjadi utilitas utama masyarakat kota,” ujar Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.
Penataan pedestrian menurut Mohan menjadi satu hal yang penting. Agar orang nyaman berjalan di pedestrian. Terlebih dengan dilaksanakannya event WSBK dalam waktu dekat di Bulan November, maka keindahan wajah kota menjadi perhatian Pemkot Mataram.
Pedestrian sebelumnya sudah banyak yang rusak. Selain akibat usianya yang cukup lama, kerusakan juga disebabkan faktor alam akibat akar kayu yang makin membesar. Maka Pemkot Mataram menilai ini perlu ditata kembali.
Terkait waktu pelaksaan WSBK Mandalika yang bakal berlangsung sekitar dua minggu lagi, ini juga menjadi perhatian Pemkot Mataram. “Makanya kami minta dipercepat terutama di jalan protokoler,” ucapnya.
Meski pelaksanaan World Superbike di Sirkuit Mandalika Lombok Tengah, namun belajar dari pengalaman sebelumnya sebagian besar tamu banyak yang menginap di Kota Mataram. Sehingga Pemkot terus berbenah untuk mempercantik wajah kota.
Penataan pedestrian ini diketahui memiliki anggaran Rp 3,4 miliar. Proyek ini dilaksanakan PT Meridian Pasifik yang beralamat di Jalan Pahlawan Nomor 31 Alas Sumbawa Besar. Nilai proyek sesuai kontrak sebesar Rp 3,3 miliar. Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Miftahurrahman mengatakan jika proyek ini akan berakhir Bulan Desember mendatang. “Pengerjaanya sampai akhir Desember sekitar 65 hari kalender,” jelasnya. (ton/r3)
Editor : Administrator