Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Unram Bantah Ada Pengusiran Mahasiswa KKN di Desa Kayangan

Baiq Farida • Selasa, 25 Juli 2023 | 10:35 WIB
Universitas Mataram
Universitas Mataram
MATARAM—Unram membantah adanya pengusiran mahasiswa KKN di Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara (Lotara) oleh warga setempat. Pihak kampus sudah menerjunkan koordinator kerja sama dan KKN ke Desa Kayangan untuk bertemu langsung dengan kepala desa dan tokoh-tokoh masyarakat di sana untuk meminta maaf atas nama instansi.

“Permasalahan mahasiswi KKN di Desa Kayangan sudah selesai dengan adanya mediasi bersama Kepala Desa Kayangan dan para warga,” kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unram Sukartono.

Dugaan isu pengusiran ini buntut unggahan story Instagram salah satu mahasiswi KKN Unram yang dinilai menyinggung warga sekitar.

“Kita bikin mie. Belum ada jadi mie kita. Di telepon sama pak … Hee adek adek jam 2 ke rumah saya ya. Padahal acaranya setengah 4. Biar kenapa? Susah ya jadi kembang desa di sini. Anak Kayangan ndak ada cantik-cantik. Jadi kita kembang desa jadinya,” kata mahasiswi itu dalam video di laman Instagramnya. Belakangan video tersebut viral dan menuai kecaman. Sang mahasiswi tersebut sudah meminta maaf.

Menanggapi peristiwa itu, Sukartono menyayangkan perbuatan salah satu mahasiswi KKN-nya yang tidak menggunakan media sosialnya untuk menyosialisasikan kegiatan-kegiatan program mereka. “Mahasiswi KKN tersebut sudah meminta maaf baik di media sosial dan secara langsung dengan dimediasi oleh kepala desa setempat,” terangnya dalam siaran pers yang diterima Lombok Post, Senin (24/7)

Pihaknya juga kembali menegaskan pemberitaan pengusiran kelompok mahasiswa KKN di Desa Kayangan tidak benar. Mahasiswi yang bersangkutan juga hanya dipulangkan beberapa hari.

“Ya memang ada beberapa warga yang tidak terima, itu wajar, hanya 2-3 orang saja yang tidak terima. Mahasiswi yang bersangkutan juga dipulangkan itu berdasarkan permintaan bu camat demi keamanan mahasiswi itu sendiri,” tambahnya.

Hingga saat ini tidak ada penarikan mahasiswa KKN di Desa Kayangan, mereka masih melakukan kegiatan KKN di desa tersebut. “Masyarakat, Kepala desa, dan tokoh-tokoh masyarakat di sana masih kooperatif jadi adik-adik mahasiswa itu juga masih bisa menjalani program KKN di sana,” ungkapnya.

Sejauh ini, LPPM Unram terus memberikan pembekalan rutin kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan kepada para mahasiswa KKN untuk terus menjaga etika dalam bermasyarakat. “Kami sudah memberikan teguran kepada mahasiswi itu dan kini dipantau terus sama DPLnya. Ini juga merupakan pembelajaran bagi kami pengelola KKN. Kami akan tambah di panduan KKN bagaimana penggunaan media sosial yang baik benar berkaitan dengan program-program KKN yang mahasiswa bisa edarkan di media sosial,” tutupnya. (cr-thn/r10) Editor : Baiq Farida
#KKN Unram #Video Viral #Desa Kayangan