LombokPost--Rumah produksi Sate Rembiga Goyang Lidah berhasil menyabet penghargaan kategori The Promosing Halal Small and Medium Entereprise (SME). Prestasi ini diberikan saat acara Halal Award 2023 yang digelar Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), 4 September lalu.
“Alhamdulillah bisa dipercaya mendapat kategori ini,” ucap Muslehudin, pemilik Sate Rembiga Goyang Lidah.
Dia mengungkapkan, Sate Rembiga Goyang Lidah berdampingan dengan banyak perusahaan-perusahaan besar di ajang ini. Seperti Indomie, Nestle, Paragon dan masih banyak lagi yang terbagi dalam tujuh kategori tersebut. Dan untuk kategori yang sama, Sate Goyang Lidah bersamaan dengan sekitar 14 perusahaan lainnya mendapatkan penghargaan.
Ada beberapa kategori dalam Halal Award 2023. Di antaranya Best Halal System Implementation, Best New-Comer, Long Live Achievement, Fastest Growth on Halal Product, Favorite Halal Brand, Best Social Contributionon Halal Ecosystem, dan Promising Halal SME.
“Bisa dibilang, kami yang pertama di Lombok untuk rumah produksi yang halal,” ucapnya.
Penghargaan diberikan langsung Direktur Utama LPPOM Pusat Muti Arintawati kepada Musleh selaku Founder dari Sate Rembiga Goyang Lidah. Hadiah yang diterima berupa piala, sertifikat, dan menjadi mitra LPPOM MUI NTB. Dengan menjadi mitra akan mendapatkan perhatian dan pembimbingan yang lebih dari LPPOM MUI NTB.
“Tentunya karena itu kita akan mendapatkan informasi dan pendampingan yang uptudate kalau ada kebijakan kebijakan baru,” terang pemilik usaha makanan siap saji ini.
Dijelaskan Musleh, untuk menjadikan rumah produksi yang halal harus memenuhi benerapa persyaratan. Mulai dari bahan yang digunakan sudah dipastikan kehalalannya. Dibuktikan dengan sertifikat halal. Kemudian fasilitas produksi paling banyak satu lokasi atau terpisah dari dapur pribadi. Menggunakan rumah potong hewan sembelihan yang sudah bersertifikasi halal. Pihaknya sudah menyiapkan semua persyaratan dari jauh hari. Dengan kesiapan sehingga proses sertifikasi nya tidak terlalu panjang. Pada tanggal 28 Juli sertifikat halal untuk sate rembiga goyang lidah sudah terbit.
“Sebenarnya masih banyak lagi. Intinya semua yang terkait dengan produksi usaha itu sudah terbukti halal dan berkomitmen untuk menjaga agar tidak terkontaminasi,” detailnya.
Inilah yang menjadi salah satu poin penilaian dalam nominasi the promising SME. Selain itu juga dinilai dari penerapan sistem jaminan produk halal dan pengembangan produk terbanyak. Saat ini, sate rembiga goyang lidah ada sate rembiga, ayam taliwang, dan ayam pelecingan goyang lidah dengan kemasan pouch.
“Kami akan mengembangkan produk dengan kemasan kaleng, seperti bumbu sate rembiga. Sekarang sedang dalam uji coba belum dipasarkan, dalam tahap pendaftaran ijin edar BPOM,” bebernya. (cr-chi/r3)
Editor : Kimda Farida