Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kebakaran Gudang Logistik di Cakranegara, Asap Hitam Mengepul dari Tumpukan Ban Bekas

Suharli • Kamis, 26 Oktober 2023 | 10:14 WIB

Api berkobar dengan asap hitam dari kebakaran yang terjadi di sebuah Gudang logistik di Jalan I Gusti Jelantik Gosa Nomor 5, Cakranegara, terbakar, kemarin (25/10).
Api berkobar dengan asap hitam dari kebakaran yang terjadi di sebuah Gudang logistik di Jalan I Gusti Jelantik Gosa Nomor 5, Cakranegara, terbakar, kemarin (25/10).
LombokPost--Gudang logistik di Jalan I Gusti Jelantik Gosa Nomor 5, Cakranegara, terbakar, kemarin (25/10). Pemicunya diduga karena pembakaran sampah di halaman belakang gudang.

Dari pantauan koran ini, ada beberapa barang yang terbakar. Seperti puluhan ban bekas dan bangunan di bagian belakang gudang.

Kabid Operasional Pemadam Kebakaran Kota Mataram H Mahzur mengatakan, dia menerima laporan dari warga sekitar pukul 12.30 Wita. Sepuluh menit setelah menerima informasi itu, tim Damkar sudah tiba di lokasi. ”Ketika kami sampai di lokasi apinya sudah membesar,” kata Mahzur.

Namun titik kebakaran tersebut berada di satu tempat. Tetapi, apinya cukup besar. ”Mengenai sedikit bangunan belakang gudang,” kata dia.

Untuk memadamkan api, Mahzur mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Ditambah dua unit armada dari Pemadam Kebakaran Lombok Barat (Lobar). ”Total tujuh unit mobil kebakaran yang kami kerahkan,” ujarnya.

Sementara anggota yang diturunkan sebanyak 25 orang. Mereka membagi tugas memadamkan api di sejumlah titik. ”Kami fokuskan ke titik api yang memang terus membesar,” ujarnya.

Satu jam berjibaku, api berhasil dipadamkan. Usai pemadaman, langsung dilakukan proses pendinginan. ”Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan,” kata Mahzur.

Penyebab pasti kebakaran belum bisa disimpulkan. Tetapi dari pantauan di lapangan, titik api ada di limbah minyak atau oli di dekat ban. ”Dari situ menjalar ke ban bekas yang ditumpuk di belakang gudang,” terangnya.

Dari ban tersebut membuat api semakin besar. Bahkan, kepulan asap semakin tebal. ”Jarak ban hanya setengah meter dari limbah bekas minyak ity,” kata dia.

Makanya, pemadaman difokuskan ke ban yang sedang terbakar. Tujuannya agar tidak menjalar ke tempat yang lain lagi. ”Itu yang kami antisipasi,” ujarnya.

Terkait dengan penyebab pasti kebakaran itu belum bisa dipastikan. Itu sudah menjadi ranah kepolisian. ”Kalau dari informasi, karena diduga ada yang membakar sampah di lokasi itu,” kata dia.

Kapolsek Sandubaya Kompol Muhammad Nasrullah mengatakan, kuat dugaan penyebab kebakaran karena ada pembakaran sampah. Terlihat di halaman belakang gudang ditemukan alat pemotong rumput.

”Sepertinya rumput yang sudah kering ini dibersihkan. Sampahnya di bakar di dekat ban bekas,” kata Nasrullah.

Dari situ api merembet ke ban bekas dan bangunan belakang gudang. Kondisi itu yang membuat api semakin membesar.  ”Belum bisa disimpulkan berapa jumlah kerugian yang diderita pemilik gudang,” ujarnya.

Nanti pihaknya akan memanggil pemilik gudang dan pegawainya untuk proses penyelidikan. Guna memastikan penyebab pasti kebakaran. ”Pasti kita panggil pihak terkait untuk proses penyelidikan,” ujarnya.

Nasrullah belum bisa memastikan apakah gudang tersebut sengaja dibakar atau karena kelalaiannya. Untuk mendalami itu perlu adanya saksi yang dilibatkan. ”Kalau sengaja dibakar belum bisa kita simpulkan,” kelitnya.

Nasrullah mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati membakar sampah. Jangan membakar sampah pada jam-jam tersebut.

”Mengingat saat ini masih musim kemarau. Hal itu mengakibatkan barang atau benda lebih cepat terbakar,” ujarnya.

Dia mengimbau ke masyarakat harus memahami dan mematuhi aturan jam pembakaran sampah. Jangan membakar sampah saat terik matahari terlalu panas.

"Hindari risiko. Jangan bakar sampah di dekat benda yang mudah terbakar,” pungkasnya.

Saat ini di lokasi tersebut sudah dipasangkan garis polisi. Agar tidak ada orang yang masuk ke titik kebakaran. "Kami masih selidiki, makanya kita pasangkan garis polisi," ujarnya. (arl/r3)   

 

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#ban bekas #Cakranegara #Mataram #Kebakaran #pemadam kebakaran