Peluncuran buku ini bagian dari perayaan HUT PGRI Ke-78 dan Hari Guru Nasional (HGN) untuk menumbuhkan literasi di lingkungan sekolah.
”Kita di sini (SMPN 9 Mataram) punya komunitas belajar menulis,” kata Nanik Yuliani, seorang guru SMPN 9 Mataram, kemarin.
Adapun lima buku dengan puluhan judul hasil karya dari Kepala SMPN 9 Mataram Fahrurazi, Kepala SMPN 7 Mataram Imam Purwanto, Kepala SMPN 18 Mataram Lalu Suwarno, serta Nanik Yuliani dan Indah Mustaniroh yang merupakan guru SMPN 9 Mataram.
Dia menuturkan, SMPN 9 Mataram memiliki komunitas menulis yang anggotanya dari kalangan guru. Komunitas ini terbentuk sejak sekolah ini dipimpin Imam Purwanto.
”Sekarang dilanjutkan Pak Fahrurazi,” cetusnya.
Buku yang diluncurkan sekarang ini sudah ada di perpustakaan lima sekolah yang masuk dalam komunitas penulis.
Diantaranya, SMPN 7 Mataram, SMPN 9 Mataram, SMPN 15 Mataram, SMPN 17 Mataram, dan SMPN 18 Mataram.
Kini, lima sekolah meminta siswanya menulis buku dengan tema Guruku. Para siswa bebas menulis dengan tema Guruku.
”Sebanyak 25 siswa akan diberikan pembinaan oleh guru masing-masing menulis buku. Mau tulis kesenangan atau hobi guru, kesehatan guru, dan sebagainya. Bebas,” urainya.
Menurutnya, dengan menulis buku akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa. Bahkan secara tidak langsung akan mengajak siswa lainnya untuk menulis. ”Suatu kebanggan jika ada nama siswa di buku sudah ber-ISBN,” ucapnya.
Kepala SMPN 9 Mataram Fahrurazi mengatakan, para siswa dari lima sekolah juga akan membuat buku antologi untuk diterbitkan.
”Komunitas menulis akan semakin banyak anggotanya di sekolah,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia melihat guru yang sekaligus kordinator komunitas menulis di sekolah terus memberikan pembinaan kepada lima siswa yang menulis buku ini. ”Saya rasa siswa yang lainnya juga nanti akan termotivasi untuk menulis,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Redaksi Lombok Post