LombokPost-Pemerintah Kota Mataram menyabet dua penghargaan bergengsi.
Pertama, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award yang diinisiasi Kementerian Kesehatan RI.
Penghargaan kedua sebagai Penggerak Pengelolaan Sampah Laut dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
STBM Award menjadi sebuah pengakuan terhadap keberhasilan daerah atas upaya percepatan perubahan perilaku masyarakat hidup sehat dengan tidak lagi praktik buang air besar sembarangan.
Pemkot Mataram mendapatkan penghargaan STBM Award bersama Kota Madiun, Kabupaten Lombok Barat, dan Kabupaten Sumbawa Barat.
Sedangkan pada penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan itu langsung diterima Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana di Surabaya, Jawa Timur (Jatim).
”Penghargaan itu merupakan kerja dari masyarakat dan pemerintah serta seluruh elemen yang telah berkontribusi,” kata Mohan.
Untuk membangun Kota Mataram sesuai dengan visi misi Harum, semua pihak sudah bekerja keras.
Demi terciptanya Kota Mataram yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
”Ayo kita bekerja lagi,” ajak Mohan.
Penghargaan yang diberikan menjadi bukti, kini Kota Mataram sudah menjadi kota yang sehat.
Lima pilar STBM dan keberhasilan menciptakan sanitasi yang aman sudah terwujud.
Lima pilar STBM tersebut seperti, stop buang air sembarangan, cuci tangan pakai sabu, pengolahan air minum dan makanan dengan benar, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga yang tidak mencemari lingkungan.
”Itu semua bisa terwujud berkat koordinasi dan kesadaran masyarakat yang tinggi atas lima pilar STBM,” ujarnya.
Terkait dengan penghargaan Penggerak Pengelolaan Sampah Laut telah menegaskan perang Pemkot Mataram untuk upaya pelestarian laut dan pengelolaan sampah yang berkesinambungan.
”Ini bukti kerja nyata kita semua telah berjalan cukup optimal,” kata dia.
Upaya penanganan sampah di kawasan hilir agar tidak masuk ke laut sudah memberikan pelestarian ke biota laut.
Kawasan laut kini sudah menjadi bersih.
”Itu harus terus dipertahankan,” kata dia.
Mengingat kawasan pantai juga menjadi salah destinasi wisata yang terus dikembangkan Pemkot Mataram.
Masyarakat juga harus memiliki tanggung jawab bersama untuk melawan sampah sungai agar tidak ada lagi sampah di pesisir pantai.
”Mari kita terus perkuat sinergitas dan koordinasi semua elemen. Kita sama-sama melawan sampah,” ajaknya.
Dua penghargaan yang disabetnya menjadi penyemangat Pemkot Mataram untuk terus berinovasi.
Menjadikan Kota Mataram yang sehat dan nyaman.
”Ini pendorong semangat kita semua untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Kota Mataram,” tutupnya. (arl/r3)
Editor : Marthadi