Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

RSA PDIP Laksamana Malahayati Sandar di Pelabuhan Bima, Siap Layani Pengobatan Gratis untuk Warga Mbojo

Rury Anjas Andita • Kamis, 21 Desember 2023 | 10:34 WIB
Pengurus dan kader PDI Perjuangan Kota Bima foto bersama saat menyambut kedatangan RSA Laksamana Malahayati yang bersandar di Pelabuhan Bima, Rabu (20/12).
Pengurus dan kader PDI Perjuangan Kota Bima foto bersama saat menyambut kedatangan RSA Laksamana Malahayati yang bersandar di Pelabuhan Bima, Rabu (20/12).

LombokPost-Setelah berlayar hampir 24 jam lebih di tengah goncangan ombak dari Labuhan Badas sejak Selasa (19/12), kemarin siang RS Apung (RSA) PDIP Laksamana Malahayati berhasil sandar Pelabuhan Bima.

Kedatangan RSA Laksamana Malahayati di Pelabuhan Bima disambut oleh pengurus dan kader PDI Perjuangan Kota Bima. Seremonial penyambutan dilakukan dengan berpose di depan palka RSA Laksamana Malahayati disertai yel-yel dan slogan khas Moncong Putih.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bima H. Ahmad Yadiansyah mengatakan kehadiran RSA Laksamana Malahayati sudah dinantikan oleh warga Kota Bima. Khususnya masyarakat yang kurang mampu untuk memeriksakan dan melakukan pengobatan secara gratis.

"Untuk pelayanan dan pengobatan gratis di Kota Bima akan dimulai Kamis (hari ini) sampai Jumat (22/12) pukul 09.00-15.00 Wita," kata Ahmad Yudiansyah di sela-sela acara penyambutan kedatangan RSA Laksamana Malahayati di Pelabuhan Bima, Rabu (20/12).

Lelaki yang akrab disapa Yadi itu menambahkan bakti sosial tim medis dan dokter spesialis RSA Laksamana Malahayati secara tentatif tercatat selama dua hari yakni hari Kamis dan Jumat. "Jika pasien yang berobat membludak, maka tidak tertutup pelayanan dan pengobatan gratis diperpanjang," ujar Yadi.

Dia menambahkan tim medis dan dokter per hari hanya mampu menangani 300- 500 pasien. Lebih jauh Yadi mengatakan, pengobatan gratis akan dipusatkan di lapangan serbaguna Kelurahan Sakdia, Kota Bima dirangkaikan dengan masa kampanye partai.

"Pengobatan sengaja tidak dilakukan di Pelabuhan Bima untuk efektivitas dan capaian dari pengobatan gratis agar bisa di ikuti oleh masyarakat luas," imbuh Yadi.

Terpisah, Ketua Tim Medis RSA Laksamana Malahayati  dr. Januar Siahaan mengatakan, akan melaksanakan pengobatan gratis selama dua hari. Apalagi nanti selama pengobatan ada penanganan tindak lanjut yang tidak bisa di handle tim medis di lapangan serbaguna Kelurahan Sadia akan dirujuk dengan peralatan medis di RSA Laksamana Malahayati.

"Prinsipnya tim medis RSA Laksamana Malahayati siap menangani penyakit apapun karena kami memiliki peralatan medis dan obat-obatan yang paten," tutur Januar .

Januar menambahkan, usai melakukan pelayanan dan pengobatan untuk warga Kota Bima dan sekitarnya, RSA Laksamana Malahayati akan melanjutkan perjalanan menuju Selayar, Sulawesi Selatan.

"Setelah dari Selayar, kami akan berlayar ke Kalimantan untuk melakukan bakti sosial pengobatan gratis," pungkas dokter muda yang murah senyum ini. (r5)

Editor : Rury Anjas Andita
#laksamana malahayati #PDIP #Pelabuhan Bima #pengobatan gratis