Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Fahri Hamzah Sebut Parpol AMIN Lempar Handuk, Nasdem NTB : Fahri Panik Sendiri!

Fatih Kudus Jaelani • Rabu, 17 Januari 2024 | 12:50 WIB

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Fahri Hamzah (tengah) memberi pengarahan pada acara konsolidasi relawan Prabowo-Gibran di Mataram, kemarin (16/1).
Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Fahri Hamzah (tengah) memberi pengarahan pada acara konsolidasi relawan Prabowo-Gibran di Mataram, kemarin (16/1).
LombokPost--Para petinggi parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) kini mulai turun gunung untuk memastikan kemenangan paslon Prabowo-Gibran. Setelah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Airlangg Hartarto giliran Fahri Hamzah pulang kampung. Ia hadir ke NTB untuk mengupayakan Prabowo-Gibran Fahri Hamzah bisa menang  satu putaran.

 

“Kami tuntaskan pemilu di 14 Februari, sehingga kami menutup pemilu sekali putaran,” klaim mantan politisi PKS ini pada  konsolidasi relawan Prabowo-Gibran di kantor Tim Kampanye Daerah (TKD) NTB, Mataram, kemarin (16/1).

 

 

Ia menjelaskan, pasangan capres-cawapres nomor urut 02 yang diusungnya sebagai bentuk rekonsiliasi Prabowo dan Joko Widodo (Jokowi) yang sempat bersiteru pada Pilpres 2014 dan 2019. Wujud rekonsiliasi itulah yang menjadi pondasi kuat dan juga magnet yang menarik simpati masyarakat untuk memilih Prabowo-Gibran.

 Baca Juga: Setelah Lombok Barat, Aksi Kemanusian Anggota DPR RI Rachmat Hidayat Berlanjut ke Lombok Tengah

Wakil Ketua Umum Partai Gelora itu mengklaim jika atas itu juga, agenda pemenangan 02 dalam satu putaran mendapatkan dorongan dari banyak pihak.  “Semua akan mendukung agenda 02 untuk menang sekali putaran di 14 Februari mendatang, kata Fahri.

 

Dalam upaya tersebut, Fahri mengungkap berbagai wacana yang tengah santer dibicarakan dalam Pilpres 2024. Salah satu tentang partai politik (parpol) pengusung capres-cawapres nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

 

“Saya dengar sudah lempar handuk ke mana-mana ini elektoralnya lari ke tempat lain, ke kelompok yang masih marah dan mengakomodasi kemarahan,” klaim Fahri.

 

Di waktu yang sama, tanpa membeberkan survei secara detail, Fahri mengatakan alasan responden memilih Nasdem adalah karena Anies akan maju sebagai Capres. Namun, hasil survei yang disebut Fahri itu belakangan berubah dan Nasdem tidak mendapat pengaruh ekor jas atau coat-tail effect dari sosok Anies.

“Jadi coattail effect-nya tidak lagi dapat NasDem. Dugaan saya ini NasDem mulai mundur,” sambungnya.


 

Nasdem NTB : Fahri Dalam Tekanan Menang Satu Putaran

 

 

Sementara itu Sekretaris DPD Nasdem NTB Wahidjan menyebut pernyataan Fahri Hamzah tentang partai Nasdem sebagai sebuah asumsi. Sehingga tidak ada yang salah dalam menyampaikan pernyataan semacam itu. Terutama tentang wacana ketakutan Nasdem yang mulai ragu pada Anies Baswedan yang tidak memberikan coattail effect atau ekor jas pada Nasdem.

 

“Kalau di kami bang Fahri Hamzah ini sedang dalam tekanan tim nasionalnya memaksakan diri untuk satu putaran. Sementara fakta yang ada, itu pasangan Prabowo-Gibran ini kan belum bisa mencapai 50 persen plus satu itu,” kata Wahidjan.

 

Di saat yang sama, ia meyakini pasangan AMIN akan masuk dalam putaran kedua. Di mana saat ini seluruh mesin partai Nasdem bersama partai lainnya di koalisi perubahan juga terus bergerak memastikan kemenangan. Terkait coattail effect, bagi Wahidjan hal itu mengalir dan dalam menjalankan instruksi partai, seluruh caleg Nasdem diharuskan mempropagandakan AMIN.

 

“Di mana setiap baliho ada foto AMIN. Secara otomatis kami pasti akan mendapatkan efek itu,” jelasnya.

 Baca Juga: Kuningkan NTB, Airlangga Ajak Menangkan Prabowo-Gibran

Ia menyebut dalam wacana yang dilontarkan Fahri, terdapat aroma kepanikan terhadap kegagalannya untuk mencapai target satu putaran. Apalagi, kata Wahidjan, prediksi dan analisis mayoritas pengamat politik, Prabowo-Gibran dipastikan akan kalah jika berhadapan dengan AMIN di putaran kedua.

 

 “Makanya saya melihat bang Fahri sedang panik sendiri ini,” tuturnya.

 

Sementara mengenai wacana bergabungnya 01 dan 03 di putaran kedua yang dinilai Fahri sebagai bentuk dari kekecewaan dan kemarahan, Wahidjan menegaskan jika naluri politik sejauh ini memang mengarah ke sana.

 

“Apabila terjadi dua putaran, maka secara hukum pertarungan politik, kekuatan yang tersisa akan mengarah ke gelanggang yang dinilai lebih kuat. Nah, siapa tahu, ini Fahri keliru. Karena kepanikannya sendiri,” pungkasnya. (tih/r2)


Editor : Redaksi Lombok Post
#amin #Anies Muhaimin #fahri hamzah #Nasdem NTB #Airlangga Hartarto #prabowo gibran #Wahidjan