Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lepas dari Orang Tua, Balita 4,5 Tahun Diselamatkan Bhabinkamtibmas saat Pawai Ogoh-Ogoh

Hamdani Wathoni • Senin, 11 Maret 2024 | 06:41 WIB
DISELAMATKAN: Seorang balita yang terpisah dari orang tuanya saat Pawai Ogoh-Ogoh di Kota Mataram diselamatkan petugas Polsek Sandubaya Bripka Ida Bagus Sutha, Minggu (10/3).
DISELAMATKAN: Seorang balita yang terpisah dari orang tuanya saat Pawai Ogoh-Ogoh di Kota Mataram diselamatkan petugas Polsek Sandubaya Bripka Ida Bagus Sutha, Minggu (10/3).

LombokPost - Seorang balita berusia sekitar 4,5 tahun ditemukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cakranegara Utara, Polsek Sandubaya, Polresta Mataram Bripka Ida Bagus Sutha.

Ia ditemukan berkeliaran tanpa pengawasan orang tuanya pada pawai ogoh-ogoh yang berlangsung di lokasi parade sepanjang jalan Selaparang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Minggu, (10/3)

"Saat melaksanakan tugas pengamanan pawai ogoh-ogoh saya melihat ada seorang anak menangis yang sedang mencari ibunya. Untuk memastikan keselamatannya saya gendong dan mencari tahu keberadaan orang tuanya," ucap Bripka Ida Bagus Sutha

Anak itu kemudian diamankan dan digendong Sutha untuk langsung mencari keberadaan orangtuanya atau masyarakat yang mengetahuinya.

Setelah beberapa menit mencari, dia berhasil menemukan orang tua anak tersebut yang diketahui bernama Yanti asal Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

Masyarakat yang menyaksikan pawai pun ikut senang dan mengapreasiasi aksi Bhabinkamtibmas tersebut.

Terlebih Yanti tak kuasa menahan rasa senang dan mengucapkan terima kasih kepada petugas atas bantuannya telah menemukan anaknya kembali 

Kapolsek Sandubaya Kompol Imam Maladi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada.

Ia berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran kepada semua orang tua.

"Kami imbau kembali kepada orangtua untuk tidak sekali-kali lepas dari pengawasan anak-anak apalagi masih balita di tempat keramaian. Semoga tidak ada yang mengalami lagi sampai kegiatan pawai ogoh-ogoh selesai," pungkasnya. (ton)

Editor : Kimda Farida