Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rekam Video Tak Senonoh, Dua Pelajar Diduga Pasangan Gay di Lotim Ditangkap

Hamdani Wathoni • Kamis, 26 September 2024 | 15:25 WIB
DIAMANKAN: Dua pelajar asal Suralaga dan Wanasaba diduga menjadi pasangan gay. Video mereka beredar di media sosial.
DIAMANKAN: Dua pelajar asal Suralaga dan Wanasaba diduga menjadi pasangan gay. Video mereka beredar di media sosial.

LombokPost--Dua pelajar asal Suralaga dan Wanasaba, Lombok Timur inisial SR dan MK menghebohkan dunia maya.

Menyusul video mereka yang sedang berbuat aksi tidak senonoh beredar di media sosial.

Dua pria yang masih duduk di bangku SMA ini disinyalir menjadi pasangan gay atau homoseksual karena membuat video adegan yang tak pantas.

"Laporannya sudah kami terima. Dua pemuda yang masih berstatus pelajar tersebut sekarang sudah kami amankan," kata Kasatreskrim Polres Lombok Timur AKP Made Dharma Yulia Putra, Rabu (25/9).

Pelajar yang berasal dari Wanasaba diketahui berinisial SR.

Sementara satu pelajar lagi dari Wanasaba berinisial MK. Mereka diamankan di lokasi terpisah.

"Keduanya sudah kami amankan dan sedang diperiksa," jelas mantan Kasatreskrim Polres Lobar tersebut.

Kedua pelajar ini terpaksa diamankan karena membuat resah warga.

Aksi mereka dikecam banyak pihak dan dikhawatirkan menimbulkan reaksi dari masyarakat.

Video keduanya juga dikhawatirkan menimbulkan adanya anggapan apa yang dilakukan seolah-olah dibenarkan.

"Untuk perkembangannya, nanti kami kabari," jelas Dharma, sapaannya.

Dari video yang beredar, terlihat dua pria remaja menggunakan baju krem dan jaket warna hitam.

Mereka nampak sedang menikmati kue tart yang biasa digunakan untuk perayaan ulang tahun.

Mereka juga terlihat mesra dengan saling menyuapi.

Sambil menikmati kue tersebut, keduanya beberapa kali berciuman. Hal ini yang kemudian dikecam dan menuai reaksi beragam dari warganet atau netizen.

Aksi mereka dianggap merusak citra Lombok Timur dan NTB umumnya. Sehingga netizen meminta polisi menindak tegas kedua pelajar ini.

Video kedua pelajar ini pertama kali diunggah akun facebook 'Fan Tan'.

Setelah video ini beredar, pada pukul 10.50 Wita kemarin Kapolsek Suralaga memerintahkan Bhabinkamtibmas mengamankan terduga pelaku SR.

Menurut keterangan SR video penyimpangan perilaku seksual tersebut dibuat pada 20 September lalu menggunakan HP miliknya.

Kemudian pada 24 September, SR berniat menjual HP-nya tersebut.

Setelah memposting di facebook untuk menjual HP-nya, SR bertemu dengan orang yang tidak dia kenal yang memiliki akun facebook Fan Tan.

Dia berminat dengan penawaran SR untuk menukar HP yang dimilikinya.

Akhirnya keduanya sepakat saling menukar HP. Ketika menukar HP tersebut Septiadi Ramdani mengaku tidak memeriksa dan memastikan dengan teliti isi HP-nya.

Sehingga video ciuman sesama jenis yang dia buat tersebut diduga disebarkan oleh pemilik akun Fan Tan.

Menurut keterangan dari kedua terduga pelaku SR dan MK, penyimpangan perilaku seksual tersebut dibuat dengan sadar.

Keduanya mengaku suka sama suka dan punya hubungan dan ketertarikan selayaknya laki-laki dan perempuan.

Mereka mengaku berkenalan sejak 2023 melalui salah satu aplikasi media sosial.

"Tim Opsnal Satreskrim kini sedang melakukan pengembangan untuk mengungkap pemilik akun Fan Tan sebagai penyebar video viral tersebut," tambah Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nikolas Oesman. (ton/r8)

 

Editor : Kimda Farida
#Polres Lotim #pasangan gay