LombokPost-Kondisi tugu perbatasan antara Kota Mataram dengan Kabupaten Lombok Barat (Lobar) di beberapa titik dinilai memprihatinkan. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menggandeng pihak ketiga atau sponsor untuk merevitalisasi tugu-tugu tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Lale Widiahning, menjelaskan, tugu-tugu perbatasan seperti di Meninting, Midang, Bertais, Rembiga, Tembelok, Bengkel, dan Dasan Cermen sudah dibangun Kabupaten Lobar sejak lama. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisinya mulai memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan.
”Nah itulah yang kita dorong untuk dibenahi karena memang mengkhawatirkan kan kondisinya," kata Lale Widiahning.
Salah satu tugu perbatasan yang menjadi fokus utama revitalisasi adalah tugu di Grimax. Pemkot Mataram telah mencapai kesepakatan dengan Lobar mengenai desain dan pembongkaran tugu tersebut. Saat ini, proses revitalisasi tinggal menunggu kehadiran sponsor yang akan mengerjakan proyek tersebut.
"Hanya menunggu sponsor saja ini yang mengerjakan. InsyaAllah setelah lebaran," ucapnya.
Lale menambahkan, Pemkab Lobar juga terbuka terhadap kerja sama dalam pembangunan tugu perbatasan. Jika ada pihak yang bersedia, pengusulan anggaran dapat dilakukan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2026.
"Lobar welcome saja siapapun yang punya anggaran untuk perbaikan itu, bisa saja," terangnya.
Menurut informasi yang diperoleh, Pemkot Mataram maupun Pemkab Lobar tidak memiliki anggaran khusus untuk pembangunan gerbang tugu perbatasan. Karena itu, kedua daerah mengandalkan pihak ketiga atau sponsor untuk merealisasikan proyek tersebut.
"Jadi tidak tercatat asetnya, jadi cepat mereka mengiyakan ke kita. Tidak terbentur di pencatatan aset," jelasnya.
Lebih lanjut, menurut Lale revitalisasi tugu perbatasan yang dilakukan pihak ketiga, diharapkan kondisi tugu-tugu tersebut akan menjadi lebih baik dan representatif. Selain itu, kerja sama antara Pemkot Mataram dan Pemkab Lobar dalam pembangunan infrastruktur diharapkan dapat terus terjalin dengan baik. (chi/r7)
Editor : Akbar Sirinawa