Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni: Rinjani Cantik tapi Pusat Sampah

Prihadi Zoldic • Senin, 19 Mei 2025 | 10:23 WIB
PENDAKIAN RINJANI: Suasana salah satu spot pendakian Gunung Rinjani, di Sembalun, Lombok Timur.
PENDAKIAN RINJANI: Suasana salah satu spot pendakian Gunung Rinjani, di Sembalun, Lombok Timur.

LombokPost - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan Rinjani cantik tapi pusat sampah. Statemen itu dia lontarkan saat berkunjung langsung ke Gunung Rinjani. 

 

Pernyataan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ini bahkan dia unggah pada akun IG miliknya. Sepintas, bagi warga Lombok, pernyataan ini jelas menyakitkan. 

 

Namun ada maksud baik terselubung dari Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sampai dia mengungkapkan hal itu. Dia seolah ingin mengingatkan setiap pendaki untuk mempunyai tanggung jawab moral terhadap Rinjani. 

Setelah mendaki, tentu saja selanjutnya ikut menjaga. Bukan malah mendaki dan meninggalkan sampah di Gunung Rinjani. Hal itu jelas tak diinginkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. 

 

Bukan sekadar imbauan, niat menjaga Rinjani ini diaplikasikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dengan sebuah aturan ketat. "Berada langsung di jalur pendakian Rinjani, saya mengecek penerapan program “Rinjani Zero Waste”—langkah konkret menjaga keindahan dan kelestarian taman nasional kebanggaan kita," katanya dikutip dari akun IG miliknya.

 

Mulai dari basecamp, barang bawaan pendaki kini didata dan dikemas ulang dalam wadah khusus. Saat turun, semua sampah harus dibawa kembali. Jika tidak, sanksi blacklist 5 tahun menanti.

Regulasi ini kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bukan untuk mempersulit, tapi agar Rinjani tetap indah dan bersih untuk generasi berikutnya. "Mari jaga Rinjani tak hanya cantik, tapi juga bebas sampah," tegasnya. 

 

 

Terpisah,  dikutip dari akun IG biroadpimntb, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya pelestarian Gunung Rinjani sebagai tanggung jawab bersama lintas generasi. Penegasan ini disampaikannya saat meninjau langsung implementasi program zero waste bagi para pendaki bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Minggu (18/5).

BERSIH TANPA SAMPAH: Suasana kawasan Gunung Rinjani yang bersih dari tumpukan sampah plastik. Tampak para pendaki mendirikan tenda sebelum naik ke puncak Rinjani, Jumat (4/4).
BERSIH TANPA SAMPAH: Suasana kawasan Gunung Rinjani yang bersih dari tumpukan sampah plastik. Tampak para pendaki mendirikan tenda sebelum naik ke puncak Rinjani, Jumat (4/4).

“Ini sejalan dengan sustainable tourism, pariwisata yang berkesinambungan, yang berkelanjutan, karena bila over eksploitasi akhirnya hanya generasi kita saja bisa menikmatinya keindahan Rinjani. Kita berharap bahwa generasi yang akan datang bisa lebih bisa juga menikmati keindahan Rinjani,” ungkap Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. 

Peninjauan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi NTB dan Kementerian Kehutanan dalam memastikan bahwa praktik pendakian selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan dan keberlanjutan sektor pariwisata. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal juga mengapresiasi langkah-langkah pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pihak TNGR yang dinilainya semakin membaik dan ramah lingkungan. "Inisiatif yang dilakukan oleh teman-teman TNGR ini semakin hari semakin baik dan semakin berwawasan lingkungan,” ujarnya. (yuk/r6) 

Editor : Prihadi Zoldic
#rinjani #Gubernur NTB #menteri kehutanan #gunung #raja juli antoni #Lalu Muhamad Iqbal