LombokPost - Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa sudah sejak lama saling melengkapi menjadi provinsi NTB.
Sebagai bagian inti dari provinsi NTB, tentunya Pulau Lombok dan Sumbawa memiliki keunggulan dan kekurang masing-masing.
Banyak orang yang juga dengan bangga membandingkan kelebihan dari Lombok maupun Sumbawa sebagai bagian dari NTB.
Meski memiliki kekurangan, Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa tentunya masih bisa saling mendukung satu sama lain di bawah Provinsi NTB.
Baik Lombok maupun Pula Sumbawa memiliki keunggulan yang tidak banyak diketahui oleh penduduk di NTB.
Namun hal ini sangat menarik untuk kembali dibahas mengingat Sumbawa menginginkan berpisah dengan Lombok sebagai bagian provinsi NTB.
Seperti yang diketahui, Sumbawa dan Lombok memang memiliki salah satu sumber penghasilan terbesar bagi NTB.
Dibanding Lombok, Pulau Sumbawa justru memiliki penghasilan terbesar dengan adanya tambang batu hijau dan pertanian.
Tidak heran jika pendapatan dari segi PDRB NTB, Pulau Sumbawa jelas aja jauh di atas pendapatan Lombok.
Padahal, pendapatan PDRB ini menjadi salah satu tolak ukur tingkat kesejahteraan dari suatu tempat.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah merilis data tentang daerah yang paling sejahtera untuk membandingkan Lombok dan Sumbawa.
Sayangnya, dari segi pendapatan perkapita, Pulau Sumbawa masih sangat jauh mengungguli Lombok NTB.
Jika digabungkan, pendapatan perkapita Lombok untuk tahun 2024 berada di angka Rp141,256 juta rupiah.
Angka ini masih sangat berada jauh di bawah pendapatan perkapita yang dimiliki oleh Pulau Sumbawa sekitar Rp365,352 juta yang membuatnya tertinggi di NTB.
Angka ini jelas menunjukkan pendapatan Pulau Sumbawa berada paling tinggi di NTB dibandingkan Pulau Lombok.
Meski begitu, kesejahteraan masyarakat tidak hanya dilihat dari segi pendapatan saja, tetapi juga fasilitas yang memadai.
Di Pulau Lombok justru memiliki berbagai fasilitas yang lebih memadai jika dibandingkan dengan Pulau Sumbawa yang sama-sama di NTB.
Mulai dari infrastruktur dan fasilitas lain, Lombok lebih unggul dari Pulau Sumbawa dan terbukti sebagai pusat perekonomian dan pembangunan di NTB.
Hal ini juga terbukti dengan banyaknya orang dari Pulau Sumbawa mengunjungi Lombok untuk berbelanja, sekolah, atau mendapatkan fasilitas kesehatan.
Jika dilihat dari segi pembangunan dan fasilitas, tentunya Lombok sudah dipastikan saat ini lebih unggul dibanding Pulau Sumbawa.
Saat ini, keinginan pemisahan diri oleh Pulau Sumbawa dari Lombok dan NTB tentunya secara langsung akan berdampak.
Meski begitu, Lombok dipastikan tidak akan menjadi miskin jika Pulau Sumbawa membentuk provinsi sendiri dan keluar dari NTB.
Keluarga Sumbawa dari NTB tentunya akan memberikan pulau ini kesempatan berkembang dan berdiri sendiri.
Sedangkan Lombok tentu saja akan lebih memaksimalkan beberapa sektor pendapatan sehingga tidak hanya mengandalkan pendapatan dari sektor tambang.
Oleh karena itu, rencana pembentukan Provinsi baru di Sumbawa mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk Lombok dan NTB.
Pemisahan Pulau Sumbawa dari Lombok dan NTB diharapkan bisa memberikan kebaikan dan kesejahteraan untuk masyarakat.***
Editor : Fratama P.