Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mantan Dirut PT Taspen Ngamuk Usai Nama Theresia Mela Yunita Terseret Kasus Korupsi Hingga Dituding Dapat 11 Apartemen Hingga Tanah

Fratama P. • Kamis, 12 Juni 2025 | 19:42 WIB
Mantan Dirut PT Taspen dan pramugari cantik Theresia Mela Yunita
Mantan Dirut PT Taspen dan pramugari cantik Theresia Mela Yunita

LombokPost - Terseretnya nama pramugari cantik Garuda, Theresia Mela Yunita, membuat mantan Dirut PT Taspen, Kosasih, murka.

Nama Theresia Mela Yunita memang belakangan ini ramai dibicarakan karena dugaan hubungannya dengan mantan Dirut PT Taspen.

Bahkan banyak yang mengatakan jika Theresia Mela Yunita mendapatkan bagian dari hasil korupsi PT Taspen.

Theresia Mela Yunita juga dituding mendapatkan aset yang dibelikan mantan Dirut Taspen berupa 11 unit apartemen hingga tanah.

Namun setelah nama Theresia Mela Yunita tuut terseret dugaan kasus korupsi PT Taspen, Kosasih akhirnya meradang.

Apalagi nama mantan Dirut PT Taspen ini memang belakangan ramai disangkutpautkan dengan Theresia Mela Yunita.

Hubungan istimewa yang diduga terjalin antara Theresia Mela Yunita dan mantan Dirut PT Taspen saat ini juga masih menjadi perbincangan.

Mantan Dirut PT Taspen, Kosasih saat ini sempat menepis tudingan dan surat dakwaan yang dilayangkan jaksa KPK.

Hal ini dilakukan saat Kosasih mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan nota keberatan atau eksepsi atas surat dakwaan terhadap kasus PT Taspen.

Di kesempatan tersebut, Kosasih pun meminta kuasa hukumnya untuk membacakan nota keberatannya terhadap kasus PT Taspen yang menyeret namanya.

Bahkan Kosasih juga membahas tentang aliran dana yang diduga dilakukannya saat terjadi dugaan tindak pidana korupsi pada PT Taspen.

Kuasa hukum Antonius Kosasih menuding surat dakwaan yang dibacakan jaksa KPK tersebut tidak diuraikan dengan jelas.

Tidak ada kejelasan hubungan antara kegiatan investasi dan tindakan memperkaya diri sendiri dan orang lain yang didakwakan kepada kliennya.

Bahkan Kosasih juga merasa geram dengan banyaknya isu beredar setelah kasus dugaan korupsi PT Taspen ini mencuat.

Kuasa hukum Kosasih saat membacakan nota keberatan di Pengadilan Tipikor Jakarta mengatakan jika ketidakjelasan uraian surat dakwaan dalam menghubungkan antara peristiwa dengan tindak pidana dengan unsur memperkaya.

Terlebih memperkaya terdakwa setidaknya semakin diperkuat dengan telah timbulnya spekulasi dan isu-isu liar di masyarakat.

"Misalnya, saat ini marak pemberitaan bahwa terdakwa menggunakan uang PT Taspen untuk membeli 11 unit apartemen hingga tanah untuk salah seseorang yang tentunya statement tersebut tentu sekali tidak berdasar, mengingat kepemilikan atas aset-aset tersebut setidak-tidaknya bukan seluruhnya atas nama orang tersebut," katanya.

Meski menyinggung nama Kosasih, kuasa hukumnya sama sekali tidak membocorkan yang disebutnya sebagai “seseorang”.

Kosasih pun merasa dirugikan dan nama baiknya tercoreng usai terseret kasus dugaan korupsi PT Taspen.

"Pada akhirnya, ketidakjelasan dakwaan tersebut sangatlah merugikan nama baik terdakwa, pihak-pihak lain yang terseret dalam perkara ini serta tentunya hak asasi terdakwa," katanya.

Kosasih sendiri saat ini memang didakwa menimbulkan kerugian pada negara sebesar Rp1 triliun dengan dugaan investasi bodong PT Taspen.

Dugaan kasus korupsi oleh mantan Dirut PT Taspen ini juga disebutkan dilakukan bersama eks Direktur Utama PT Insight Investment Management (PT IIM) bernama Ekiawan Heri Primaryanto.

Namun sampai saat ini, penjelasan mengenai sosok Theresia Mela Yunita dalam dugaan korups PT Taspen belum mendapatkan penjelasan dari pihak Kosasih.

Dengan gamblang, jaksa KPK mengatakan Kosasih menghabiskan Rp 4 miliar untuk membeli 3 bidang tanah di Jelupang, Tangerang Selatan (Tangsel), untuk Theresia Mela Yunita.

Dalam surat dakwaan juga dijelaskan jika mantan dirut PT Taspen ini membeli 11 apartemen.

Tidak hanya itu, mantan dirut PT Taspen juga disebutkan membeli 3 bidang tanah dengan nama Theresia Mela Yunita seluas 178 meter persegi, 122 meter persegi, dan 174 meter persegi.***

Editor : Fratama P.
#Kosasih #Korupsi #Theresia Mela Yunita #pt taspen