LombokPost – Setelah sukses menaklukkan Carlos Alcaraz di final Wimbledon 2025, Jannik Sinner dihadapkan pada tantangan baru. Bukan di atas lapangan, melainkan di lantai dansa.
Petenis Italia itu harus tampil dalam Champions' Dinner Wimbledon 2025, sebuah tradisi tahunan untuk para juara turnamen Grand Slam paling bergengsi ini.
Dalam acara tersebut, Jannik Sinner berdansa bersama juara tunggal putri, Iga Swiatek.
Meski sempat mengaku gugup, Sinner berhasil menunjukkan sisi berbeda dari dirinya.
"Itu masalahnya. Saya tidak terlalu pandai menari," kata Sinner, dikutip dari laman Sportskeeda, sehari setelah kemenangannya di final.
“Tapi ayolah, saya bisa mengatasinya,” lanjutnya dengan nada optimistis.
Dengan balutan setelan hitam klasik, Jannik Sinner tampil elegan di samping Swiatek yang memukau dalam gaun perak keunguan.
Momen kebersamaan keduanya mencuri perhatian para undangan dan menjadi sorotan media.
Acara Champions' Dinner bukan hanya sekadar jamuan makan malam, tetapi simbol penghormatan kepada para juara Wimbledon 2025.
Momen berdansa antara Sinner dan Swiatek pun menjadi bagian dari tradisi yang sudah berlangsung puluhan tahun.
Kemenangan Sinner di Wimbledon 2025, serta gelar yang diraih Swiatek, menjadikan keduanya sebagai bintang utama malam tersebut.
Dari lapangan rumput hingga lantai dansa, kolaborasi mereka mencerminkan semangat sportivitas dan perayaan prestasi.
Penampilan keduanya juga menunjukkan sisi manusiawi para atlet elite dunia—di mana keberanian tak hanya ditunjukkan saat memegang raket, tetapi juga saat melangkah ke luar zona nyaman seperti Champions' Dinner Wimbledon.
Editor : Rury Anjas Andita