Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pedagang Kota Tua Antusias Sambut Festival Tempo Dulu

Lalu Mohammad Zaenudin • Senin, 21 Juli 2025 | 10:42 WIB
Destinasi wisata sejarah Kota Tua Ampenan di Mataram
Destinasi wisata sejarah Kota Tua Ampenan di Mataram

LombokPost – Di balik persiapan megah Festival Kota Tua Ampenan yang akan digelar 26–27 Juli 2025 mendatang, ada semangat tersendiri menyala di hati para pedagang kecil di kawasan eks-pelabuhan itu. Salah satunya datang dari Sunaini, seorang pedagang yang sehari-hari berjualan makanan di kawasan eks Pelabuhan Ampenan.

Ia mengaku sangat antusias menyambut gelaran Festival Kota Tua yang akan menjadi bagian dari perhelatan besar Fornas VIII di Kota Mataram. “Kami sudah dikasih tahu sama pengelola, katanya nanti ada Festival Kota Tua. Ramai sekali nanti di sini,” kata Sunaini, Jumat (18/7).

Sunaini bahkan menyebut sudah ada arahan agar para pedagang berpakaian ala tempo dulu selama acara berlangsung. Bukan sekadar seragam biasa, tapi kostum bergaya noni-noni Belanda atau ala bangsawan sasak zaman dulu.

“Disuruh pakai baju zaman-zaman dulu. Teman-teman pedagang lain juga sudah mulai cari-cari baju sekarang,” ungkapnya sambil tertawa kecil.

Ia berharap festival ini bukan hanya ramai pengunjung, tapi juga bisa mendongkrak penjualan dan memberi kenangan manis bagi para pedagang yang selama ini bertahan di tengah kondisi ekonomi yang naik-turun. “Kalau bisa setiap tahun ada acara begini,” harapnya polos.

Festival Kota Tua Ampenan memang dikonsep lebih dari sekadar hiburan. Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahaya Samudera, menyebut kegiatan ini adalah bentuk penghormatan terhadap sejarah dan identitas Kota Ampenan.

“Festival ini bukan sekadar acara budaya biasa, tapi ajang untuk menghidupkan kembali sejarah Kota Ampenan,” jelas Cahaya.

Festival ini akan menampilkan parade musik, bazar UMKM, cosplay tempo dulu, hingga fashion show klasik. Nuansanya dibangun untuk membawa pengunjung masuk ke lorong waktu, menyusuri atmosfer zaman kolonial namun dengan semangat persaudaraan modern.

“Kami ingin pengunjung merasa sedang berada di masa lalu. Jadi semua elemen, termasuk pedagang, kami ajak terlibat aktif,” katanya. (zad/r9)

 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Kota Mataram #Wisata Budaya #Kostum Tempo Dulu #Pedagang Ampenan #Festival Kota Tua #Ampenan Heritage #Fornas 2025 #NTB #Pariwisata #UMKM Ampenan