Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Prabowo Ungkap Permintaan Langsung Raja Charles III Hingga Emosional Lihat Lambang Baru PSI

Fratama P. • Senin, 21 Juli 2025 | 21:51 WIB
Prabowo dapat surat dari Raja Charles III
Prabowo dapat surat dari Raja Charles III

LombokPost - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa ia telah menyerahkan secara pribadi 90 ribu hektare lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dikelolanya di Aceh untuk tujuan perlindungan gajah.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam pidato penutupannya di Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Minggu malam, 20 Juli 2025.

Langkah signifikan ini, menurut Prabowo, bermula dari sebuah surat yang ia terima dari Raja Charles III.

"Suatu saat saya didatangi, dikirim utusan ke saya oleh kelompok pecinta atau konservasi alam, WWF. WWF ini pembinanya Raja Charles III, salah satu pembina dia. Utusan datang ke saya,” tutur Prabowo, menceritakan awal mula keterlibatan Raja Inggris dalam keputusannya.

Prabowo menjelaskan bahwa sebelum terjun ke dunia politik, ia adalah seorang pengusaha yang mengelola konsesi HTI cukup besar di Aceh, tepatnya di daerah Takengon, seluas 98 ribu hektare.

Perjalanan Peningkatan Komitmen: Dari Penolakan Hingga Penyerahan Massif

Baca Juga: Usai Minta Rp25 Juta pada Guru Madin, Wali Murid Akhirnya Kembalikan Uang Denda Usai Ramai Dihujat: Kedepannya Biar...

Perwakilan WWF kemudian mengajukan permintaan agar sebagian dari lahan tersebut, yakni 10 ribu hektare, diserahkan untuk dikelola sebagai kawasan perlindungan gajah.

Namun, Prabowo rupanya awalnya menolak permintaan tersebut.

"Kemudian WWF ini bertanya, bersediakah saya memberi dari 98 ribu hektare itu diserahkan kepada mereka untuk dikelola menjadi kawasan perlindungan gajah,"

"Mereka minta 10 ribu hektare. Datang utusan itu dan langsung saya tolak. Saya tidak setuju. Tidak akan saya kasih 10 ribu hektare untuk kawasan gajah tersebut,” kata Prabowo.

Penolakan ini justru menjadi kejutan, karena bukan berarti Prabowo enggan membantu.

Sebaliknya, ia mengaku memberikan lebih dari jumlah yang diminta.

“Saya akan kasih 20 ribu hektare. Jadi kaget mereka. Terus si utusan kembali ketemu mereka-mereka ini, aktivis WWF setelah menghadap saya,"

"Dan dia ulangi saya punya, tadi, ‘Presiden tolak. Nggak dikasih 10 ribu’. Kecewa mereka mukanya. ‘Tapi dikasih 20 ribu’, wah mereka cerah,” ujar Prabowo, menggambarkan reaksi terkejut dan gembira dari perwakilan WWF.

Pengaruh Surat Raja Charles III dan Simbol Gajah PSI

Cerita ini rupanya sampai ke telinga Raja Charles III di Inggris, yang dikenal sangat peduli terhadap konservasi alam dan satwa.

Raja Charles III kemudian menulis surat pribadi kepada Prabowo, yang diantar langsung oleh Duta Besar Inggris ke Istana Merdeka.

“Duta Besar Inggris menyampaikan surat dari Raja, yang menyampaikannya, terima kasih atas dukungan saya, dan sebagainya,"

"Begitu saya baca surat dari Raja Charles, saya sampaikan ke Duta Besar, memang dari konsesi yang saya kuasai saya telah serahkan 20 ribu hektare,” lanjutnya.

Namun, karena surat tersebut datang langsung dari seorang raja yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap konservasi, Prabowo memutuskan untuk menambah luas lahan yang diserahkan.

“Tapi karena surat dari Raja Charles ini, saya ambil keputusan, sekarang saya serahkan 90 ribu hektare untuk kawasan perlindungan,"

"Saya sisakan 8 ribu (dari 98 ribu). 90 ribu saya putuskan. Jadi slide-nya itu salah ya. 90 ribu kita serahkan. Nanti diproses ya, Mensesneg dan Menteri Kehutanan,” kata Prabowo, menegaskan komitmennya.

Prabowo kemudian mengaitkan langkah konservasi ini dengan simbol PSI yang menggunakan gajah.

Ia menjelaskan bahwa pilihan simbol ini berarti semua kader PSI harus menjadi aktivis pelindung gajah, mengingat populasi gajah yang masih terancam oleh perburuan gading dan penyempitan habitat.

Prabowo juga menyoroti populasi gajah Sumatera yang kini sangat terbatas, dengan perkiraan hanya 700 gajah di seluruh Sumatera bagian utara dan beberapa ratus lagi di Way Kambas, Lampung.

Ia berjanji akan memberikan perhatian khusus kepada kawasan konservasi Way Kambas yang lebih luas, sekitar 120 ribu hektare dan telah menjadi taman nasional.

Langkah Presiden Prabowo ini tidak hanya menegaskan posisi Indonesia dalam upaya perlindungan satwa langka dan lingkungan hidup, tetapi juga menjadi apresiasi atas pilihan simbol PSI.

“Jadi saya terima kasih, saudara milih gajah sebagai simbol. Dan itu pun juga pintar juga. Jadi saya agak titik lemah kalau menghadapi PSI sekarang ini. Akalnya banyak rupanya PSI ini,” pungkas Prabowo dengan nada bercanda.***

Editor : Fratama P.
#prabowo #PSI #charles III #gajah