Bendera Merah Putih tidak hanya berkibar di darat, tetapi juga gagah menjulang di tengah laut perairan Gili Petagan, Minggu (17/8).
Upacara unik tersebut melibatkan sinergi berbagai elemen masyarakat, mulai dari personel Ditpolairud Polda NTB, TNI AL, Basarnas Mataram, PLN Nusantara Power, Pokwasmas, mahasiswa Universitas Mataram, hingga masyarakat pesisir.
Baca Juga: Warisan Djarum Dibahas Sejak Usia 12 Tahun, Victor Hartono Bongkar Rahasia Keluarga
Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, menegaskan bahwa kegiatan itu bukan sekadar seremoni.
“Mengibarkan Merah Putih di laut adalah simbol bahwa laut kita bagian dari kedaulatan bangsa. Sinergi semua pihak menunjukkan semangat gotong royong yang harus terus kita rawat,” tegasnya.
Upacara berlangsung di dua titik, yakni darat Gili Bidara dan perairan Gili Petagan. Dua kapal polisi, KP XXI-1002 dan KP XXI-2012, turut dikerahkan mengawal jalannya kegiatan, memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan khidmat.
Baca Juga: Patrick Kluivert dan Alex Pastoor Meriahkan HUT RI ke-80 di Belanda, Ribuan WNI Tumpah Ruah
Menurut Kombes Boy Samola, momentum kemerdekaan di laut seperti itu sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga kekayaan maritim Indonesia.
“NTB memiliki laut yang indah sekaligus strategis. Dengan Merah Putih berkibar di atasnya, kami ingin meneguhkan komitmen menjaga keamanan, sekaligus memupuk rasa nasionalisme masyarakat pesisir,” tambahnya.
Suasana semakin hangat ketika para peserta dari berbagai latar belakang berdiri tegak memberi hormat saat bendera Merah Putih dikibarkan. Dari darat hingga laut, pekik “Merdeka” bergema, menandai persatuan yang tak lekang oleh waktu. (*)
Editor : Marthadi