LombokPost - Sebuah temuan mengejutkan terjadi di sebuah perumahan di Desa Parampuan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (23/8) karena adanya jenazah perempuan.
Jenazah perempuan ditemukan dicor di dalam sumur, yang diduga adalah NU (27), seorang warga Dusun BelÞ tim gabungan dari Polres Lombok Barat dan tim Inafis, dibantu oleh petugas penggali, telah berupaya melakukan evakuasi dengan membongkar cor-coran di dalam sumur.
Mayat tersebut diperkirakan berada pada kedalaman 3 meter di dalam sumur yang berlokasi di dalam dapur rumah.
"Kabarnya dicor setelah kami melakukan upaya untuk memanggil tukang ahli pembongkaran, setiap gumbleng yang ukuran setengah meter itu terus dicor, setengah meter dicor, jadi posisi almarhum jenazah ini sedang dalam proses pengangkatan," kata Zubaidi.
Zubaidi menambahkan bahwa kondisi cor-coran tersebut terlihat masih baru.
Proses evakuasi yang memakan waktu lama, dimulai pukul 09.00 WITA dan berakhir pukul 14.44 WITA, menarik perhatian ratusan warga yang memadati area tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah perempuan itu segera dimasukkan ke dalam kantong dan dibawa dengan ambulans menuju RS Bhayangkara Mataram untuk proses otopsi.
Polisi Amankan Terduga Pelaku
Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahab, membenarkan temuan tersebut.
Ia menyatakan bahwa jenazah sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi, dan hasilnya akan menjadi alat bukti penting dalam penyelidikan.
"Sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk melakukan otopsi. Hasilnya nanti sebagai bahan alat bukti kami untuk melakukan penyelidikan," ujar Yasmara.
Penyelidikan polisi bermula dari laporan keluarga pada 12 Agustus 2025 tentang hilangnya NU dari rumah.
Penyelidikan mengarah pada seorang terduga pelaku berinisial IMB alias IH, yang kemudian ditangkap di rumah orang tuanya.
Polisi menyebutkan bahwa pelaku dan korban memiliki hubungan asmara.
Yasmara menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah adanya pengakuan dari pelaku serta ditemukannya alat bukti yang mengarah kepadanya.
Saat ini, polisi masih menunggu hasil otopsi jenazah perempuan itu untuk memastikan identitas korban secara pasti.
Motif di balik pembunuhan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut dari hubungan pelaku dan jenazah perempuan di Lombok Barat.***
Editor : Fratama P.