Lombok Post-Dinas Kesehatan Lombok Timur (Lotim) menggencarkan imunisasi Human Papilomavirus (HPV) bagi pelajar SD hingga SMP. Imunisasi ini untuk mencegah berbagai penyakit pada anak, terutama kanker serviks.
"Imunisasi ini sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit lainnya, seperti Hepatitis B, Tuberkulosis, Pneumonia dan terutama kanker serviks," terang Kepala Dinas Kesehatan Lotim Pathurrahman, Selasa (26/8).
Ia menjelaskan, imunisasi HPV diberikan khusus kepada pelajar kelas V-VI SD hingga SMP, terutama perempuan. Pemberian vaksin ini juga bertepatan dengan bulan imunisasi anak sekolah. Masih banyak siswa SD yang belum mendapat imunisasi, terutama HPV.
Untuk menyukseskan program ini, pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai Dikbud, Kemenag hingga pemerintah desa. "Kalau anak sekolah kan mudah kita jangkau, mereka di satu tempat. Tapi yang tidak sekolah ini harus diperhatikan juga. Untuk itu kami sudah bekerja sama dengan desa untuk menjangkau mereka," katanya.
Jumlah sasaran imunisasi mencapai 13.003 siswa SD dan SMP. Dikes Lotim telah menyiapkan 21.447 vial vaksin, dan beberapa puskesmas mulai melaksanakannya.
Dipastikan semua sasaran mendapat imunisasi HPV. Program ini akan terus berjalan sampai semua anak perempuan kelas V SD hingga SMP atau usia 13—15 tahun tervaksin. Pihaknya juga berencana melakukan sweeping untuk memastikan setiap anak mendapat imunisasi.
"Vaksin ini sangat penting bagi perempuan. Karena anak-anak ini merupakan calon ibu pada generasi yang akan datang, untuk itu kesehatan mereka harus disiapkan dari sekarang," katanya.
Pathurrahman berharap masyarakat tidak khawatir dengan vaksin HPV. Ia meyakini pembuatan vaksin ini sudah melalui uji dan proses panjang sehingga aman diberikan.
"Selama ini kami belum menerima ada kejadian akibat imunisasi. Jika memang itu terjadi maka butuh pembuktian dengan melakukan uji. Imunisasi ini sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit terhadap anak," tutupnya.
Sementara itu, Sekdis Dikes Lotim Lalu Bagus Wikrama menyampaikan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya orang tua siswa, terkait tujuan dan pentingnya imunisasi HPV.
"Imunisasi ini sangat penting karena kalau melihat angka nasional, kematian ibu banyak disebabkan oleh kanker serviks maupun kanker payudara," ujarnya.
Saat ini pendataan masih dilakukan di sekolah-sekolah untuk mengetahui jumlah pasti sasaran sekaligus membangun pemahaman dan penerimaan dari orang tua, agar tidak menimbulkan keraguan atau penolakan. (par/r7)
Editor : Redaksi Lombok Post