LombokPost - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram akan meremajakan armada pengangkut sampah. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan estetika kota.
Sebagai langkah awal, beberapa unit dump truck akan diganti dengan kendaraan yang lebih kecil dan lincah, yaitu traga.
Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Mataram Vidi Partisan Yuris Gamanjaya menjelaskan, rencana ini bertujuan untuk memaksimalkan anggaran.
Dengan dana sekitar Rp500 juta, yang biasanya hanya cukup untuk satu unit dump truk, pihaknya dapat membeli dua unit traga. Pengadaan ini akan direalisasikan melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun ini.
“Satu dump truk kita ubah menjadi dua unit traga. Ini dari ABT tahun ini. Tinggal kita beli," kata Vidi.
Vidi menambahkan, penggunaan traga dinilai lebih efisien, terutama di tengah kepadatan lalu lintas. Ukuran yang lebih kecil membuat kendaraan ini lebih lincah dan mampu menjangkau area-area padat dengan lebih mudah. Selain itu, penggantian ini juga mempertimbangkan estetika kota.
"Kalau di tengah kota kan kurang elok. Nanti dua mobil bisa jalan beriringan, satu sisi kiri dan satu sisi kanan, lebih cakep kelihatannya," jelasnya.
Baca Juga: DLH Mataram Siapkan Rp 5 Miliar Beli Motor Roda Tiga Pengankut Sampah
Meskipun ukurannya lebih kecil, dua unit traga memiliki kapasitas angkut yang sama dengan satu dump truck, yakni sekitar 3 ton.
Dengan armada yang lebih banyak, satu kelurahan dapat dilayani secara optimal, yang juga diharapkan akan mempermudah program pemilahan sampah dari rumah tangga.
“Semakin banyak armada traga seperti itu, pengangkutan pemilahan akan bagus,” kata Vidi.
Saat ini, DLH Mataram memiliki 50 unit dump truck, 17 unit roda empat, dan 15 unit roda tiga untuk mengangkut sampah. Selain peremajaan armada roda empat, Vidi juga mengungkapkan rencana untuk memperbarui standar kendaraan roda tiga sesuai arahan kementerian.
Kendaraan roda tiga nantinya akan dilengkapi dengan tutup dan bak berbahan stainless steel untuk mencegah sampah berceceran di jalan.
“Itu tujuannya supaya tepat guna dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Editor : Jelo Sangaji