Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

3 Kontroversi Purbaya Yudhi Sadewa Setelah Jadi Menteri Keuangan, Padahal Belum 24 Jam Gantikan Sri Mulyani

Fratama P. • Rabu, 10 September 2025 | 19:09 WIB
Kontroversi Purbaya Yudhi Sadewa setelah gantikan Sri Mulyani
Kontroversi Purbaya Yudhi Sadewa setelah gantikan Sri Mulyani

LombokPost - Pelantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru pada Senin (8/9/2025) menggantikan Sri Mulyani sontak menarik perhatian publik.

Meskipun belum genap 24 jam mengemban amanah, Purbaya Yudhi Sadewa sudah menuai sorotan akibat beberapa kontroversi.

Tentunya Purbaya Yudhi Sadewa langsung menarik perhatian karena dianggap memiliki kontroversi belum lama setelah menggantikan Sri Mulyani.

Berikut 3 kontroversi Purbaya Yudhi Sadewa beberapa saat setelah gantikan Sri Mulyani:

1. Blunder Terkait Tuntutan "17+8"

Kontroversi pertama muncul ketika Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi tuntutan "17+8" yang digaungkan oleh sejumlah pihak.

Purbaya Yudhi Sadewa berpendapat bahwa tuntutan tersebut hanya mewakili segelintir suara rakyat.

"Tapi pada dasarnya, itu kan suara sebagian kecil rakyat kita. Kenapa? mungkin sebagian ngerasa keganggu hidupnya masih kurang ya," kata Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya Yudhi Sadewa menambahkan bahwa jika pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6 hingga 7 persen, maka isu-isu tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Rakyat, menurutnya, akan lebih fokus mencari pekerjaan daripada berdemonstrasi.

Pernyataan ini menuai kritik pedas dari masyarakat, yang akhirnya membuat Purbaya Yudhi Sadewa meminta maaf secara terbuka saat acara serah terima jabatan dengan Sri Mulyani.

"Jadi, saya kemarin itu ada kesalahan, saya mohon maaf ke depan agar lebih baik lagi," ucapnya dalam konferensi pers.

2. Kontroversi Unggahan Anak

Kontroversi kedua datang dari unggahan di media sosial yang diduga milik anak Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Sadewa.

Akun Instagramnya sempat menjadi perbincangan karena diduga menyindir Sri Mulyani, mantan Menkeu.

Yudo Sadewa disebut mengunggah tulisan yang menyebut Sri Mulyani sebagai agen CIA Amerika yang menyamar menjadi menteri.

"Alhamdulillah, ayahku melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar jadi menteri," tulisnya melalui akun @yvdos4dewa.

Unggahan tersebut kemudian lenyap, dan akun Instagram pribadi milik Yudo Sadewa kini sudah tidak dapat ditemukan.

3. Dijuluki "Orang" Dekat Luhut

Purbaya juga menjadi sorotan karena kedekatannya dengan Luhut Binsar Panjaitan, yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia.

Rekam jejak karier Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan bahwa ia sering mengikuti jejak Luhut di berbagai posisi strategis.

Saat Luhut menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan pada Maret 2015, Purbaya Yudhi Sadewa ditunjuk menjadi Deputi Bidang Pengelolaan Isu Strategis.

Kemudian, Purbaya Yudhi Sadewa menyusul Luhut yang berpindah ke Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada September 2015, di mana ia menjadi staf khusus.

Kedekatan ini berlanjut ketika Luhut menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi pada Juli 2016.

Purbaya Yudhi Sadewa juga sempat memegang posisi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di kementerian tersebut dari 2018 hingga 2020.

Bahkan, Purbaya Yudhi Sadewa tercatat sempat membantu Luhut di Tim Bravo Lima, sayap relawan yang mendukung Jokowi pada Pilpres 2014.***

Editor : Fratama P.
#menteri keuangan #Purbaya Yudhi Sadewa #kontroversi #SRI MULYANI