Sejumlah klub papan tengah La Liga disebut-sebut tengah memperebutkan tanda tangan pemain internasional Maroko tersebut. Namun, negosiasi terhambat karena masalah kontrak yang belum disepakati.
Dilansir dari laman Sports Boom pada Senin (15/9), klub-klub seperti Sevilla, Elche, Mallorca, dan Rayo Vallecano menunjukkan minat besar untuk mendatangkan Hakim Ziyech.
Sempat berada di posisi terdepan, Sevilla terhambat oleh masalah keuangan. Hal ini dimanfaatkan oleh Elche, yang disebut terus melakukan pembicaraan dengan agen Ziyech.
Hakim Ziyech dilaporkan menginginkan kontrak baru berdurasi multi-tahun. Namun, sebagian besar tawaran yang masuk sejauh ini hanya berupa kontrak satu tahun.
Hal ini menjadi pertimbangan serius bagi pemain berusia 32 tahun itu, yang melihat kesempatan ini sebagai peluang terakhir untuk menghidupkan kembali kariernya di level tertinggi.
Ziyech bergabung dengan Chelsea pada 2019 dengan nilai transfer sekitar 40 juta euro. Meski sempat tampil menjanjikan, perjalanannya di Stamford Bridge tidak berjalan mulus.
Ia dibekukan dari skuad utama pada 2023, bahkan rencana peminjamannya ke Paris Saint-Germain gagal karena masalah dokumen.
Setelahnya, hubungannya dengan staf pelatih Galatasaray juga memburuk, membuatnya kembali pindah ke Al-Duhhail di Qatar.
Dengan statusnya yang kini bebas transfer dan masalah kontrak yang masih mengganjal, masa depan Hakim Ziyech di La Liga masih menjadi teka-teki. Namun, ia berharap menemukan titik balik dalam kariernya di Spanyol.
Editor : Redaksi Lombok Post