Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bukan Karena Bela Palestina, Ternyata Mikrofon Presiden Prabowo Mati Saat di KTT PBB Karena Hal Ini, Sugiyono: Saya Kira...

Fratama P. • Rabu, 24 September 2025 | 14:27 WIB
Presiden Prabowo di KTT PBB
Presiden Prabowo di KTT PBB

LombokPost - Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba saja mati saat berpidato di Markas Besar PBB, New York, pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Solusi Dua Negara terkait Palestina.

meski begitu, Presiden Prabowo justru menyampaikan bagian terakhir pidatonya dengan suara lantang.

Mengenai kejadian tersebut, Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan kejadian sebenarnya yang menimpa Presiden Prabowo.

 

Ia menyatakan bahwa seluruh pesan penting dari pidato Presiden Prabowo tetap tersampaikan.

Insiden Mati Mikrofon Bagian dari Prosedur PBB

Menurut Sugiono, insiden mati mikrofon adalah bagian dari prosedur standar PBB.

Setiap kepala negara yang berpidato dalam KTT tersebut diberikan alokasi waktu yang ketat, yaitu lima menit.

Mikrofon akan mati secara otomatis setelah waktu tersebut habis.

Sugiono menjelaskan bahwa Presiden Prabowo berbicara sedikit lebih lama dari durasi yang ditentukan, sehingga mikrofonnya terputus menjelang akhir pidato.

"Presiden Prabowo berbicara sedikit lebih lama dari alokasi waktu, sehingga mikrofon terputus menjelang akhir pidato," jelas Sugiono.

Baca Juga: Alasan Mikrofon Presiden Prabowo Mati di KTT PBB Setelah Sampaikan Dukungan Penuh Untuk Palestina

Insiden serupa juga dialami oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Pihak Direktorat Komunikasi Turki juga memberikan penjelasan serupa, yaitu bahwa mikrofon akan mati secara otomatis apabila pidato melampaui batas waktu lima menit.

Hal ini membuktikan bahwa kejadian tersebut adalah prosedur standar PBB yang berlaku universal, bukan perlakuan diskriminatif.

Pesan Kunci Indonesia untuk Palestina

Meskipun mikrofon mati, Sugiono meyakinkan bahwa bagian akhir pidato Presiden Prabowo tetap terdengar jelas oleh audiens.

Ini memastikan bahwa seluruh poin penting yang disampaikan Indonesia, khususnya terkait isu Palestina, telah tersampaikan dengan baik.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan dukungan kuat Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dan keprihatinan mendalam atas krisis kemanusiaan di Gaza.

Presiden Prabowo mengecam segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil, khususnya perempuan dan anak-anak.

Presiden Prabowo juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk berpartisipasi dalam misi perdamaian, termasuk mengirimkan pasukan penjaga perdamaian jika diperlukan.

Pidato Presiden Prabowo tersebut menggarisbawahi posisi konsisten Indonesia dalam mendukung solusi damai dan keadilan bagi Palestina.***

Editor : Fratama P.
#prabowo #pbb #Palestina