LombokPost - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram segera bergerak cepat di bawah kepemimpinan baru.
Setelah melakukan konsolidasi internal, Kepala Damkarmat Mataram Rudi Suryawan, mengidentifikasi dua kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi demi optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
Yakni penambahan personel dan peremajaan Alat Pelindung Diri (APD) yang kondisinya mayoritas sudah usang.
“Ya memang ada beberapa yang kita butuhkan,” kata Kepala Damkarmat Mataram Rudi Suryawan.
Rudi yang baru menjabat, langsung tancap gas berdiskusi dan berinteraksi dengan jajaran internalnya, termasuk para anggota pleton yang menjadi ujung tombak penanganan kondisi darurat.
“Saya mulai dari kemarin hari ini sampai besok ketemu dengan anggota Pleton itu,” ujarnya.
Baca Juga: Damkar Kota Mataram Terjunkan Puluhan Personel Tangani Kebakaran di Gedung DPRD NTB
Dari hasil konsolidasi tersebut, Rudi mendapat gambaran utuh mengenai kondisi operasional di lapangan. Ia mencatat, saat ini Damkarmat Mataram memiliki tiga pleton dengan total anggota sekitar 60 orang, masing-masing pleton terdiri dari 22 sampai 24 orang.
“Kalau saya gali tadi, sebenarnya sudah mencukupi, sudah memadai kalau lihat kondisi saat ini,” jelasnya.
Pola kerja yang menerapkan sistem shift dengan masuk sehari, libur dua hari dianggap sudah cukup memberikan waktu istirahat yang memadai.
Meski jumlah anggota saat ini dinilai cukup, Rudi melihat adanya tren peningkatan permintaan dan panggilan dari masyarakat, tidak hanya untuk insiden kebakaran, tetapi juga untuk penanganan kondisi darurat di rumah-rumah warga. Hal ini mendorong rencana penambahan personel ke depan.
“Tapi mungkin ke depan dengan meningkatnya juga permintaan-permintaan dari masyarakat, kalau memang memungkinkan kita minta juga nanti penambahan anggota,” tegasnya.
Baca Juga: Wilayah Luas, Damkar Lobar Butuh Tambahan Dua UPT di Utara dan Selatan
Pihaknya menargetkan setiap pleton idealnya memiliki 30 orang. Itu berarti, Damkarmat Mataram membutuhkan tambahan sekitar 15 orang anggota lagi.
Namun, persoalan krusial yang juga harus segera ditangani adalah mengenai sarana dan prasarana pelindung diri. Para petugas Damkarmat mengeluhkan kondisi peralatan dan APD mereka.
“Memang banyak, seperti sepatunya, alat perlindungan diri, memang sudah usang,” terangnya.
Rudi menggarisbawahi kondisi peralatan yang sangat vital bagi keselamatan petugas saat beraksi.
Ia memastikan semua keluhan tersebut sudah dicatat untuk segera ditindaklanjuti.
“Kita usahakan supaya yang sudah rusak, kita mengadakan baru. Itu yang perlu kita bisa perbaiki, kita sempurnakanlah,” janjinya.
Rudi berharap ada dukungan anggaran dari Pemkot Mataram agar pengadaan APD dan peralatan baru bisa segera direalisasikan. Beruntungnya, untuk masalah kendaraan, ia bersyukur karena armada Damkar sudah mendapat tambahan dua unit baru sebelumnya, sehingga kondisi kendaraan saat ini sudah lebih baik.
“Kalau armada kan sudah ada yang baru dua kemarin,” tandasnya.
Editor : Akbar Sirinawa