LombokPost-- Jamaah umrah Muhsinin Tour and Travel telah menuntaskan rangkaian ibadah umrah untuk yang kedua kalinya.
Dipandu oleh pembimbing Ustadz Ari Suhaimi (UAS), jamaah melaksanakan tawaf dan sa'i dengan khidmat.
UAS dalam bimbingannya berharap ibadah ini menjadi pelebur dosa, mengutip sabda Rasulullah SAW bahwa satu umrah ke umrah berikutnya adalah pelebur dosa di antara keduanya.
“Suasana yang padat tak menyurutkan semangat jamaah untuk menyempurnakan tawaf dan sa’i,” ujarnya.
UAS menjelaskan, perjalanan spiritual yang penuh berkah ini diawali dengan pengambilan miqat di Yalamlam, salah satu miqat yang ditetapkan Rasulullah SAW, yang dilaksanakan di atas pesawat.
Setibanya di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, rombongan langsung menuju Kota Makkah untuk melaksanakan rukun umrah berikutnya.
Diketahui, rombongan jamaah yang berangkat pada 14 Oktober lalu berjumlah 42 orang.
Meski terjadi penurunan jumlah jamaah, komitmen Muhsinin Tour and Travel untuk memberangkatkan para calon tamu Allah SWT ke Tanah Suci tidak goyah.
“Berapapun jumlah jamaah, kami akan berangkatkan karena itu adalah bagian dari komitmen kami,” tegas Direktur Utama Muhsinin Tour and Travel H Ahmad Muharis, kepada Lombok Post.
Ditanggapi soal aturan baru Arab Saudi, khususnya proses visa umrah, Muharis mengakui adanya tantangan.
Proses yang membutuhkan waktu lebih lama ini membuat perusahaan tidak bisa lagi menerima pendaftaran last minute atau mendekati tanggal keberangkatan.
“Meski ada kesulitan, Alhamdulillah kami bisa lalui dengan lancar. Untuk sementara, tidak ada masalah yang berarti,” ujarnya.
Di tengah maraknya persaingan dengan biro perjalanan umrah baru yang menawarkan harga sangat miring, Muhsinin memilih untuk tidak terpancing.
Perusahaan bertekad mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas, tanpa menaikkan harga meski dihadapkan pada tekanan kenaikan nilai dolar.
“Kami tidak menaikkan harga. Kami akan eksis sesuai komitmen, tidak akan mundur untuk melayani jamaah dengan setulus hati,” jelas Haji Haris, sapaannya.
Salah satu poin unggulan yang terus ditekankan adalah pelaksanaan manasik yang komprehensif dan detail.
Manasik, menurutnya, memegang peranan krusial untuk mempersiapkan mental dan fisik jamaah, sekaligus mengingatkan hal-hal teknis yang perlu dipersiapkan.
“Tujuannya agar perjalanan ibadah jamaah tidak ada yang sia-sia dan berjalan dengan lancar,” pungkasnya.
Dengan prinsip “melayani tamu Allah sepenuh hati dari pintu rumah sampai pintu kabin”, Muhsinin Tour and Travel berkomitmen untuk terus mendampingi perjalanan spiritual masyarakat Lombok dan sekitarnya menuju Baitullah.
Editor : Kimda Farida