LombokPost - Perang strategi dimulai, pertandingan AC Milan vs Inter Milan diperkirakan akan penuh taktik khas Italia.
Misalnya terkait cara AC Milan bertahan dari tendangan sudut dan tendangan bebas melebar melawan Inter Milan, kemungkinan akan menggunakan sistem hybrid press man to man marking/zonal.
Artinya, para pemain tertentu AC Milan melindungi zona kunci, sementara yang lain mengikuti sundulan lawan yang paling berbahaya.
Misalnya saat melawan Inter, Milan, ada nama-nama Thuram, Bastoni, dan Bisseck yang hampir pasti akan memiliki penjaga khusus.
Kemungkinan yang dipasang adalah Strahinja Pavlovic, Matteo Gabbia, Fikayo Tomori, atau Adrien Rabiot dari sisi AC Milan.
Jelang laga Derby, AC Milan nyaris dalam kondisi 100 persen, kecuali Santiago Gimenez yang masih idak fit untuk diturunkan.
Kemudian untuk posisi bek kiri, Davide Bartesaghi dan Pervis Estupinan akan berebut untuk menjadi starter AC Milan dalam derby nanti.
Davide Bartesaghi kemungkinan lebih fokus dalam defense, posturnya lebih tinggi, dengan umpan crossing yang lebih baik bagi AC Milan.
Sedangkan Pervis Estupinan lebih banyak pengalaman, punya kecepatan, link up atau sirkulasi bola yang lebih baik bagi AC Milan.
Baca Juga: Fabio Capello, Paolo Maldini, dan Derby Della Madonnina AC Milan vs Inter Milan
Melawan Dumfries, Davide Bartesaghi akan menjadi pilihan alami untuk pertarungan fisik.
Tetapi dengan absennya Dumfries, pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mungkin memilih Pervis Estupinan terutama untuk meniru langkah brilian seperti pertandingan melawan Napoli.
Selain posisi kiri yang masih bongkar pasang, AC Milan akan turun dalam komposisi terbaik mereka untuk posisi lain. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic