Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

FIFA Beri Peace Prize ke Donald Trump di Tengah Konflik Global: Ironi Sepak Bola Dunia

Ivan Mardiansyah • Selasa, 9 Desember 2025 | 20:29 WIB

 

FIFA beri Donald Trump Peace Prize saat konflik global memanas. Keputusan ini memicu kontroversi dan ironi moral di panggung sepak bola dunia.
FIFA beri Donald Trump Peace Prize saat konflik global memanas. Keputusan ini memicu kontroversi dan ironi moral di panggung sepak bola dunia.
Lombok Post- Keputusan mengejutkan datang dari FIFA setelah lembaga sepak bola dunia itu memberikan FIFA Peace Prize ke Donald Trump pada saat konflik global tengah memanas.

Langkah ini langsung memicu reaksi publik internasional yang mempertanyakan relevansi dan sensitivitas keputusan tersebut. Di tengah perang yang belum berakhir, terutama konflik Israel–Palestina, pemberian FIFA Peace Prize ke Donald Trump dianggap menghadirkan ironi besar bagi dunia olahraga.

FIFA menyampaikan bahwa penghargaan perdana ini diberikan sebagai simbol dedikasi terhadap upaya perdamaian.

Namun, banyak pengamat menilai bahwa pemberian FIFA Peace Prize ke Donald Trump justru berlawanan dengan realitas geopolitik yang diwarnai eskalasi konflik dan ketegangan antarnegara.

Dunia tengah bergulat dengan krisis kemanusiaan, sementara langkah FIFA malah membuka babak baru kontroversi yang melibatkan politik internasional.

Baca Juga: VAR Diberi Kewenangan Lebih di Piala Dunia 2026, FIFA Pertimbangkan Aturan Baru

Pemberian penghargaan ini juga menempatkan FIFA dalam sorotan tajam. Organisasi yang selama ini mengedepankan netralitas olahraga kini dituding semakin melekat dengan agenda politik global.

Para pengamat menilai bahwa keputusan ini menciptakan jarak antara propaganda seremoni perdamaian dan fakta konflik, sehingga FIFA Peace Prize ke Donald Trump semakin dipandang sebagai simbol ironi moral di era ketidakpastian dunia.

Kritik juga datang dari komunitas olahraga yang menilai bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang pemersatu dan bukan panggung untuk memilih figur-figur politik kontroversial.

Situasi ini menyulut diskusi publik yang lebih luas terkait hubungan sepak bola, diplomasi, dan realitas global. Pada akhirnya, pemberian FIFA Peace Prize ke Donald Trump di tengah konflik yang terus membara menjadi potret paradoks antara idealisme olahraga dan kompleksitas geopolitik modern.

Baca Juga: RESMI! FIFA Hukum Norwegia karena Suporter Mencemooh Israel , Dunia Bertanya: Siapa Sebenarnya yang Layak Dihukum?

Editor : Siti Aeny Maryam
#Penghargaan perdamaian FIFA #Ironi FIFA Peace Prize #FIFA beri Peace Prize #Donald Trump Peace Prize #FIFA Peace Prize #Konflik global dan sepak bola #Kontroversi FIFA dan Donald Trump