Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gubernur NTB Resmikan Penyeberangan Ambulans Gratis Jalur Kayangan–Pototano, Tingkatkan Fasilitas dan Pelayanan Kesehatan

Lombok Post Online • Sabtu, 13 Desember 2025 | 08:56 WIB

 

AMBULANS GRATIS: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal didampingi General Manager PT ASDP Kayangan Erlisetya Wahyudi saat meresmikan layanan penyeberangan ambulans gratis.
AMBULANS GRATIS: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal didampingi General Manager PT ASDP Kayangan Erlisetya Wahyudi saat meresmikan layanan penyeberangan ambulans gratis.
 

LombokPost - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meresmikan layanan penyeberangan ambulans gratis di jalur Pelabuhan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur dan Pelabuhan Pototano, Kabupaten Sumbawa Barat.

Kebijakan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintahan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri sesuai RPJMD NTB 2025-2029. Yakni peningkatan fasilitas dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat baik di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Gubernur Miq Iqbal menegaskan, kebijakan tersebut lahir dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang lebih layak bagi masyarakat. Terutama warga Pulau Sumbawa yang kerap harus menyeberang saat mengantar jenazah keluarga.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ASDP Kayangan yang telah membuka ruang bagi kemudahan layanan ini. Ini langkah penting untuk mengurangi beban masyarakat NTB, terutama saudara-saudara kita di Sumbawa,” kata Gubernur Miq Iqbal saat peresmian penyeberangan ambulans gratis sekaligus penghijauan pelabuhan dalam rangka memeriahkan HUT ke-67 NTB di Kantor ASDP Kayangan, Labuhan Lombok, Jumat (12/12).

Selain itu, Gubernur Miq Iqbal juga menegaskan pelayanan kesehatan di Pulau Sumbawa juga akan ditingkatkan. Hal itu dilakukan agar masyarakat Pulau Sumbawa tidak perlu dirujuk ke Lombok untuk mendapatkan pelayanan kesehatan untuk jenis penyakit tertentu yang fasilitasnya belum tersedia di Pulau Sumbawa.

Selain pelayanan kesehatan, Gubernur Miq Iqbal juga menyampaikan perkembangan proyek bypass port to port Lembar–Kayangan yang disebutnya telah memasuki tahap feasibility study (FS) atau studi kelayakan. 

“Proyek bypass ini nantinya akan memangkas waktu tempuh antar pelabuhan dan mendorong percepatan distribusi logistik. Studi kelayakan sedang berjalan dan kami optimistis progresnya sesuai target. Di mana tahun 2027 mendatang, pembangunan sudah bisa dilakukan,” katanya.

Perbaikan pelayanan transportasi publik menjadi penting. Di mana ketika kunjungan wisatawan tinggi, transportasi publik menjadi yang tidak boleh terlambat untuk dibenahi pemerintah. “Upaya membangun sistem pelayanan transportasi publik harus mulai kita lakukan dari sekarang. Kalau kita coba perbaiki di saat kunjungan wisatawan sudah padat, akan jauh lebih sulit,” katanya.

Di saat yang sama, Gubernur Miq Iqbal secara simbolis menanam pohon di Pelabuhan Kayangan. Program penghijauan pelabuhan sangat penting untuk kenyamanan pengguna jasa pelayaran.

“Jika pelabuhanya hijau, banyak pohon, maka pengguna jasa merasa sedang jalan-jalan ketika memasuki pelabuhan. Ini juga bagian dari upaya peningkatan layanan yang kita galakkan untuk masyarakat,” jelasnya.

General Manager PT ASDP Kayangan Erlisetya Wahyudi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemprov NTB dalam mempermudah layanan transportasi bagi masyarakat. “Program penyeberangan ambulans jenazah gratis ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah yang kami sambut dengan tangan terbuka. Kami juga menyambut baik rencana pembangunan bypass Lembar–Kayangan, yang tentu akan memperkuat konektivitas wilayah,” ujarnya.

Dengan diresmikannya layanan ini, ASDP memastikan prosedur administrasi dibuat sederhana agar masyarakat dapat mengakses fasilitas tersebut tanpa hambatan. Program penyeberangan gratis itu mulai diberlakukan dengan harapan menjadi solusi kemanusiaan yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Kominfotik NTB Yusron Hadi mengatakan, penyediaan ambulans gratis lintas penyeberangan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur dan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat merupakan wujud komitmen pemerintah terhadap pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Program ini akan membantu biaya pemulangan jenazah bagi masyarakat di Lombok dan Sumbawa, sekaligus menjadi kado istimewa di peringatan HUT ke-67 Provinsi NTB pada 17 Desember 2025 mendatang.

Fasilitas ini berlaku untuk semua ambulans yang bertugas melakukan rujukan pasien maupun pengantaran jenazah. “Ambulans yang membawa jenazah atau membawa orang sakit dari Kayangan ke Poto Tano dan Poto Tano ke Kayangan digratiskan,” katanya.

Ambulans gratis ini tidak hanya memperluas jangkauan layanan kesehatan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat di semua wilayah di NTB memperoleh akses pertolongan darurat secara cepat.

Sementara itu, selain meresmikan penyeberangan ambulans gratis, dalam kesempatan tersebut Gubernur Miq Iqbal juga memberi perhatian khusus terhadap kondisi kapal-kapal yang beroperasi di lintasan Kayangan dan Pototano.

Tingkatkan Fasilitas dan Pelayanan Kesehatan

Sementara itu, dalam RPJMD 2025-2029, Pemprov NTB telah menetapkan sepuluh program unggulan, salah satunya di bidang kesehatan.

Yakni memperkuat fondasi pelayanan dasar bidang kesehatan; memastikan kemudahan akses dan peningkatan kualitas pelayanan dengan perbaikan sarana prasarana serta kualitas SDM pengelola kesehatan; dan peningkatan kualitas pelayanan Rumah Sakit Provinsi.

Selain itu, membangun dua rumah sakit rujukan utama (mega hospital) masing-masing di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa; serta mengembangkan telemedicine yang menghubungkan rumah sakit rujukan utama dengan seluruh puskesmas di NTB.

Program tersebut juga telah diwujudkan dengan meningkatkan status Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manambai Abdulkadir, Sumbawa dari tipe C menjadi tipe B. Langkah tersebut dilakukan dengan pembangunan tambahan ruangan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan penambahan tenaga kesehatan.

Dengan peningkatan status ini, RSUD Manambai Abdulkadir dapat memberikan berbagai layanan kesehatan lanjutan yang selama ini hanya tersedia di Pulau Lombok. Masyarakat Pulau Sumbawa yang ingin mendapatkan pelayanan jantung, pemasangan ring, termasuk layanan ginjal tidak perlu lagi ke Mataram, Lombok.

Menurut Gubernur Miq Iqbal, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov NTB untuk pemerataan layanan kesehatan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. “Masyarakat NTB harus mendapatkan akses layanan kesehatan yang setara tanpa harus menempuh perjalanan jauh atau mengeluarkan biaya tinggi,” katanya. (lil/tih/r3)

Editor : Siti Aeny Maryam
#Pototano #gratis #Kayangan #ambulans #penyeberangan