Lombok Post- Kontroversi internal Liverpool FC memanas setelah legenda klub Jamie Carragher dikabarkan dilarang memasuki Stadion Anfield menyusul kritik tajamnya terhadap bintang tim, Mohamed Salah.
Komentar kontroversial Carragher yang menyebut performa dan perilaku Mohamed Salah sebagai sesuatu yang “memalukan” setelah laga melawan Leeds United memicu reaksi keras di kalangan suporter dan dikaitkan dengan keputusan klub untuk menutup akses Carragher ke Anfield, menurut sejumlah laporan media Inggris.
Pernyataan Carragher tentang Mohamed Salah yang dianggap keterlaluan bukan hanya mengundang kritik dari fans Liverpool, tetapi juga mencoreng citra legenda klub itu sendiri di mata sebagian besar pendukung setia The Reds.
Carragher secara eksplisit menyebut perilaku Salah setelah pertandingan sebagai “a disgrace” atau memalukan, dan menyiratkan bahwa mantan pemain Chelsea itu bukan sosok yang layak bagi Liverpool jika terus menunjukkan sikap semacam itu.
Baca Juga: Mohamed Salah Meledak: Tuduh Klub dan Pelatih Isyaratkan Perpisahan di Liverpool
Isu makin memanas setelah eks kapten Liverpool tersebut menyinggung masa lalu Mohamed Salah sebelum bergabung ke klub Merseyside, menyatakan bahwa sebelum ke Liverpool, Salah “dikenal sebagai orang yang gagal di Chelsea” komentar yang kemudian menjadi bahan bakar sengitnya perdebatan di media sosial dan forum suporter.
Sebelumnya, hubungan antara Carragher dan opini publik sudah tegang karena kritik berulang Carragher terhadap penampilan dan sikap Salah dalam beberapa pertandingan musim ini.
Dalam beberapa kesempatan, Carragher menilai bintang Mesir itu berhenti berkontribusi secara maksimal bagi tim ketika performanya menurun, menyebut hal tersebut merugikan Liverpool.
Pihak internal Liverpool disebut mengambil langkah drastis dengan menutup akses Carragher ke Anfield, menilai bahwa komentar sang legenda tidak lagi selaras dengan nilai dan budaya klub yang dihormati.
Keputusan ini dianggap sebagai respons terhadap dampak negatif dari pernyataan Carragher terhadap atmosfer tim dan persatuan suporter di tengah periode sulit Liverpool musim ini.
Kisruh Carragher–Liverpool ini menjadi contoh ketegangan antara ekspektasi legenda klub dan loyalitas terhadap pemain yang masih aktif. Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak Liverpool FC terkait larangan masuk Anfield untuk Carragher, narasi ini telah menjadi perbincangan hangat di kalangan fans dan media sepak bola Inggris.
Baca Juga: Al Hilal Kebut Transfer Mohamed Salah, Siapkan Tawaran Fantastis untuk Bintang Liverpool
Editor : Siti Aeny Maryam