Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Presiden Prabowo Borong Hotel & Lahan di Makkah: Jemaah Haji Indonesia Bakal Punya 'Kampung Sendiri' Cuma 2,5 KM dari Ka'bah!

Nurul Hidayati • Jumat, 19 Desember 2025 | 16:50 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah dari Menteri Investasi/Kepala BKPM selaku Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah dari Menteri Investasi/Kepala BKPM selaku Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

LombokPost – Presiden Prabowo Subianto secara resmi memulai langkah besar untuk meningkatkan kesejahteraan jemaah haji asal tanah air.

Melalui inisiatif langsung yang dikoordinasikan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, pemerintah Indonesia kini resmi memproses pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.

Dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rosan melaporkan bahwa proyek ini merupakan mandat khusus dari Presiden Prabowo usai pertemuannya dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), beberapa waktu lalu.

Borong Hotel Mewah dan Lahan 5 Hektare

Sebagai langkah nyata, pemerintah telah melakukan conditional sales and purchase agreement (perjanjian jual beli bersyarat) untuk aset-aset strategis di Makkah.

“Kita sudah membeli satu hotel di sana di daerah Thakher. Itu hotel dengan kapasitas 1.461 kamar di 3 tower,” ungkap Rosan dalam keterangan persnya.

Tak berhenti di situ, pemerintah juga mengamankan lahan seluas lima hektare yang tepat berada di depan hotel tersebut. Lahan raksasa ini akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu yang terdiri dari 13 tower tambahan dan 1 mal, menjadikannya pusat aktivitas jemaah Indonesia di Tanah Suci.

Lokasi Strategis: Cuma 2,5 KM dan Ada Jembatan Khusus

Salah satu keunggulan utama Kampung Haji Indonesia ini adalah lokasinya yang sangat dekat dengan Masjidil Haram, yakni hanya 2,5 kilometer. Jarak ini jauh lebih dekat dibandingkan lokasi pemondokan jemaah haji Indonesia saat ini yang seringkali cukup jauh.

Untuk mempermudah akses jemaah, pemerintah juga mengandalkan pembangunan Jembatan Al-Hujun yang dijadwalkan selesai pada tahun 2026. Jembatan ini akan menghubungkan langsung kawasan Kampung Haji dengan area Masjidil Haram.

Kapasitas Melonjak Drastis hingga 23 Ribu Jemaah

Rosan menjelaskan bahwa dengan fasilitas yang ada saat ini (3 tower), pemerintah sudah bisa menampung 4.383 jemaah. Namun, setelah 13 tower tambahan selesai dibangun, kapasitasnya akan melonjak drastis.

“Dengan membangun 13 tower itu, total kamarnya bisa menjadi 6.025 kamar, dan itu akan bisa mencakup kurang lebih total menjadi lebih dari 23 ribu jemaah,” imbuhnya.

Proyek Kampung Haji Indonesia ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata kepedulian Presiden Prabowo dalam memenuhi harapan jutaan umat Muslim di Indonesia untuk memiliki fasilitas pemondokan milik sendiri yang layak, nyaman, dan dekat dengan Ka'bah.

Editor : Pujo Nugroho
#prabowo #Indonesia #presiden #Kampung haji #jamaah