Permohonan tersebut disampaikan langsung Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal kepada Presiden Prabowo Subianto di sela peluncuran 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
Dalam pertemuan tersebut, kedua gubernur menyampaikan kesiapan provinsinya untuk menjadi tuan rumah PON secara efisien dan akuntabel.
Konsep penyelenggaraan difokuskan pada optimalisasi fasilitas olahraga yang telah tersedia, tanpa membebani negara dengan pembangunan infrastruktur besar yang baru.
“Kami menegaskan kepada Presiden komitmen kesiapan kami untuk menyelenggarakan PON 2028 secara efisien, fokus kepada cabang-cabang olahraga yang fasilitasnya sudah tersedia dan tidak memerlukan pembangunan infrastruktur besar yang baru,” ujar Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur NTB, kepada media usai pertemuan.
Sementara itu, Gubernur NTT menegaskan langkah lanjutan akan segera dilakukan untuk menguatkan komitmen tersebut secara formal.
“Kita akan segera menindaklanjuti dengan menyampaikan surat bersama kedua gubernur kepada Presiden mengenai komitmen tersebut, guna memperoleh persetujuan beliau secara resmi,” ungkap Gubernur NTT.
Dukungan Presiden tersebut menjadi sinyal positif bagi NTB dan NTT untuk melangkah ke tahap berikutnya sebagai kandidat kuat tuan rumah PON XXII 2028, sekaligus menegaskan semangat pemerataan pembangunan olahraga nasional di kawasan timur Indonesia.
Editor : Marthadi