Pada Selasa (3/2/2026), sekolah ini sukses menggelar Pelatihan Dasar Jurnalistik bertajuk “Liputan, Editing, Pemberitaan Cetak & Digital”.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan upaya konkret dalam menjawab tantangan era disrupsi informasi.
Kepala SMA Negeri 9 Mataram, Nengah Istiqomah, M.Pd, dalam sambutannya menekankan bahwa kemampuan menulis bukan lagi sekadar hobi, melainkan kebutuhan mendasar di era modern.
Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan siswa tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen konten yang berintegritas.
"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan literasi media serta kemampuan siswa dalam menyajikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab. Kami ingin siswa kami mampu membedakan mana fakta dan mana opini, serta berani menyuarakan kebenaran melalui tulisan," ujar Nengah Istiqomah.
Kurikulum Pelatihan: Dari Lapangan ke Meja Redaksi
Sebanyak 60 siswa terpilih mengikuti rangkaian materi intensif yang dipandu langsung oleh praktisi dari harian Lombok Post, Siti Aeny Maryam, S.H. Kehadiran narasumber profesional ini memberikan perspektif "dapur" redaksi yang sesungguhnya kepada para peserta.
Materi yang disampaikan mencakup empat pilar utama jurnalistik, yakni:
Teknik Peliputan: Cara menggali informasi, melakukan wawancara, dan mengamati fenomena di lapangan.
Penulisan Berita: Mengasah kemampuan menyusun naskah dengan struktur piramida terbalik.
Proses Editing: Memahami pentingnya akurasi data dan ketepatan penggunaan bahasa sebelum berita diterbitkan.
Etika Jurnalistik: Menekankan pentingnya kode etik, baik untuk media cetak konvensional maupun platform digital yang serba cepat.
Mendorong Profesionalisme Sejak Dini
Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik berlangsung. Para siswa diajak mensimulasikan peran sebagai wartawan lapangan hingga editor.
Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi pemantik lahirnya jurnalis-jurnalis muda yang kompeten dan profesional dari bangku sekolah.
Dengan penguasaan teknik jurnalistik yang mumpuni, lulusan SMAN 9 Mataram diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mampu memerangi hoax dan menyebarkan narasi positif di masyarakat.
Editor : Siti Aeny Maryam