Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jorge Jesus Akui Kekuatan Finansial Al-Hilal Melampaui Al-Nassr usai Protes Cristiano Ronaldo

Redaksi Lombok Post • Selasa, 17 Februari 2026 | 22:48 WIB

Cristiano Ronaldo dikabarkan merasa dikhianati Al-Nassr.
Cristiano Ronaldo dikabarkan merasa dikhianati Al-Nassr.
LombokPost — Manajer Al-Nassr, Jorge Jesus, memberikan pernyataan terbuka mengenai ketimpangan finansial antara klubnya dengan rival utama, Al-Hilal.

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan internal yang melibatkan bintang utama Al-Nassr, Cristiano Ronaldo.

Ronaldo diketahui kembali memperkuat skuad Al-Nassr dalam laga melawan Al Fateh pada Sabtu lalu, setelah sebelumnya sempat absen dalam dua pertandingan Liga Pro Saudi (SPL).

Aksi boikot tersebut diduga dipicu oleh ketidakpuasan Ronaldo terhadap kebijakan manajemen klub pasca-keputusan Al-Hilal mendatangkan Karim Benzema dari Real Madrid pada Januari lalu.


Meski kedua klub berada di bawah kendali Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, muncul persepsi di kalangan pemain—termasuk Ronaldo—bahwa Al-Hilal mendapatkan dukungan yang lebih masif.

Jorge Jesus, yang memiliki pengalaman melatih di kedua klub tersebut, membenarkan adanya perbedaan kekuatan ekonomi yang signifikan.

“Saya sudah pernah berada di Al Hilal. Saya pernah berada di sisi lain, jadi saya tahu bagaimana rasanya. Saya sudah merasakan manfaatnya. Mereka memiliki kekuatan ekonomi yang lebih besar. Saat saya di sana, saya mendapat manfaat sebagai pelatih. Itu wajar. Al-Nassr, dengan sumber daya yang berbeda, harus bersaing untuk posisi teratas. Kita harus terus menjadi kuat," ujar Jorge Jesus.

Jesus menegaskan bahwa salah satu misi utamanya di Al-Nassr adalah memangkas dominasi Al-Hilal melalui efisiensi teknis dan pembangunan struktur klub yang lebih solid.

“Itulah mengapa saya dipekerjakan, untuk mengurangi kesenjangan antara Al Hilal dan Al Nassr, dalam hal gelar dan poin. Dan itulah yang sedang kita lakukan. Kami sangat percaya pada struktur Al Nassr, struktur yang, sedikit demi sedikit, semakin mampu menyeimbangkan tim," lanjut pelatih asal Portugal tersebut.


Jorge Jesus juga menekankan bahwa persaingan saat ini bukan sekadar adu taktik di lapangan hijau, melainkan juga perjuangan melawan kekuatan modal.

Ia memuji komitmen jajaran staf dan manajemen Al-Nassr yang tetap berjuang meski berada dalam situasi yang kurang menguntungkan secara finansial.

“Tetapi bukan hanya kelompok pemain yang bermain, tetapi juga kelompok di luar lapangan, tim yang menyadari kesulitan, tim yang tahu bahwa mereka akan berjuang melawan lawan dengan kekuatan ekonomi yang lebih besar, bukan kekuatan olahraga,” pungkasnya.

Komentar Jesus ini diprediksi akan memperpanjang diskusi mengenai distribusi dana investasi di Liga Pro Saudi. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa aksi protes Ronaldo sebelumnya telah memberikan dampak negatif terhadap citra liga di mata internasional serta Dana Investasi Publik (PIF) selaku penyokong utama sepak bola di Kerajaan tersebut.



Editor : Redaksi Lombok Post
#al-nassr #cristiano ronaldo #jorge jesus #al-hilal #karim benzema