Pengurangan 60 Poin untuk Manchester City? Ancaman Sanksi Terberat di Kasus 115 Tuduhan FFP
Ivan Mardiansyah• Kamis, 26 Februari 2026 | 22:21 WIB
Manchester City terancam pengurangan 60 poin jika terbukti bersalah dalam 115 tuduhan FFP Premier League.
LombokPost – Isu pengurangan 60 poin untuk Manchester City menguat di tengah proses hukum panjang terkait 115 tuduhan pelanggaran aturan keuangan atau Financial Fair Play (FFP). Jika terbukti bersalah, pengurangan 60 poin untuk Manchester City disebut sebagai langkah yang logis dan bisa menjadi sanksi terberat dalam sejarah Premier League.
Kasus 115 tuduhan FFP terhadap Manchester City telah berlangsung selama beberapa tahun. Meski sidang resmi dilaporkan telah berakhir sejak Desember 2024, hingga kini belum ada putusan final yang diumumkan. Situasi ini memicu spekulasi luas mengenai bentuk hukuman yang mungkin dijatuhkan, mulai dari denda besar hingga pengurangan poin dalam jumlah signifikan.
Ahli keuangan sepak bola, Kieran Maguire, dalam program The Overlap yang dipersembahkan oleh Sky Bet, menjelaskan mengapa proses ini berjalan sangat lama.
Menurutnya, ada sekitar setengah juta dokumen bukti yang diajukan baik oleh pihak penuntut maupun pembela. Dengan volume bukti sebesar itu, proses peninjauan menjadi sangat kompleks. Ia juga menyoroti bahwa panel independen yang menangani perkara terdiri dari tiga hakim senior, sehingga menyatukan pandangan dan keputusan akhir bukan perkara sederhana.
“Sidang berakhir pada minggu kedua Desember. Sekarang sudah lebih dari setahun tanpa kabar. Dalam kasus besar lain, biasanya kita sudah mendekati tahap akhir keputusan,” ujarnya.
Maguire juga mengingatkan bahwa waktu pengumuman putusan akan sangat sensitif bagi kompetisi. Jika keputusan diumumkan mendekati akhir musim, dampaknya bisa sangat besar terhadap klasemen dan integritas liga.
Secara regulasi, Premier League tidak memiliki kewenangan langsung untuk mendegradasi klub ke English Football League (EFL). Karena itu, pengurangan poin dalam jumlah besar termasuk skenario pengurangan 60 poin untuk Manchester City dianggap sebagai opsi hukuman paling realistis apabila terbukti terjadi pelanggaran sistematis.
Isu pengurangan 60 poin untuk Manchester City kini menjadi topik hangat di kalangan pengamat dan suporter. Jika benar dijatuhkan, sanksi tersebut berpotensi mengubah peta persaingan Premier League secara drastis dan mencatat sejarah baru dalam penegakan aturan FFP.
Hingga putusan resmi diumumkan, masa depan Manchester City dalam kasus 115 tuduhan FFP masih penuh tanda tanya. Namun satu hal yang pasti, ancaman pengurangan 60 poin untuk Manchester City menjadi bayang-bayang serius yang bisa berdampak besar bagi klub dan kompetisi.