LombokPost-Mudik lebaran menjadi salah satu atensi Polda NTB. Terlebih lagi, arus mudik tahun ini diprediksi bakal lebih ramai. Mengingat, lebaran Idul Fitri berdekatan dengan pelaksanaan hari raya Nyepi.
Untuk itu memberikan pelayanan dan pengamanan optimal, Polda NTB telah berkoordinasi dengan stakeholder lain untuk mengamankan mudik guna memastikan mudik berjalan lancar.
Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo juga sudah turun mengecek lokasi ke Pelabuhan Lembar dan Pelabuhan Gili Mas, Sabtu (7/3) lalu.
”Saya turun langsung melihat sebagai langkah awal memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan yang akan melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut,” kata kapolda.
Polda NTB berupaya memberikan kenyamanan bagi pemudik. Terutama, yang paling krusial adalah kelancaran arus mudik.
”Tadi (kemarin) kami mengecek semua fasilitas, hingga potensi kendala yang mungkin muncul saat puncak arus mudik. Semua sudah kita antisipasi,” ujarnya.
Jika semua persoalan sudah teridentifikasi lebih awal, lanjut dia, solusi juga dapat segera disiapkan. Sehingga, saat pelaksanaan mudik berlangsung dapat berjalan lancar.
“Semua potensi-potensi yang menghambat arus mudik harus kita antisipasi,” tegasnya.
Baca Juga: Kapolda NTB Sentil Profesionalisme saat Kunker di Polres Lombok Tengah
Jenderal bintang dua itu berharap, seluruh persiapan pengamanan yang dilakukan dapat mendukung kelancaran arus mudik.
”Kita ingin masyarakat yang mudik tahun ini dapat merasakan keamanan dan kelancaran sehingga dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan nyaman,” harapnya.
Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Romadhoni Sutardjo menambahkan, pihaknya sudah turun ke lapangan.
Memastikan kesiapan infrastruktur, sistem pelayanan, serta skema rekayasa lalu lintas dalam menghadapi potensi lonjakan pemudik yang diprediksi meningkat menjelang hari raya.
Empat lokasi utama yang menjadi fokus pengecekan yakni Pelabuhan Lembar, Terminal Segenter, kantor BPJN di Mantang Lombok Tengah, serta Pelabuhan Kayangan yang menjadi penghubung utama antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
“Empat titik ini merupakan simpul transportasi vital. Kami ingin memastikan seluruh fasilitas siap dan dapat mengantisipasi peningkatan volume kendaraan maupun penumpang,” kata Romadhoni.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap fasilitas penumpang, jalur masuk dan keluar kendaraan, ruang tunggu, hingga area parkir atau buffer zone yang disiapkan untuk menampung antrian saat puncak arus mudik.
Khusus di Pelabuhan Kayangan dan Pelabuhan Lembar, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan pihak ASDP guna memastikan kesiapan armada kapal, sistem tiket, serta manajemen antrean kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang berpotensi mengganggu kelancaran arus.
”Semua proses itu sudah disiapkan untuk memberikan rasa nyaman bagi pemudik,” kata dia.
Polda NTB juga telah mendirikan posko terpadu di pelabuhan, terminal, serta titik-titik strategis lainnya. Personel gabungan dari jajaran Kepolisian, TNI dan instansi terkait lainnya akan disiagakan.
”Personel harus siaga selama 24 jam guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Kejutan Indian Wells 2026! Coco Gauff Mundur karena Cedera, Alexandra Eala Tembus Babak Keempat
Polda NTB juga mengantisipasi arus mudik nanti juga potensi gangguan lain. Seperti, cuaca ekstrem dan bencana alam.
”Kami sudah koordinasi dengan instansi teknis terkait untuk memastikan dukungan alat berat dan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat di jalur mudik,” tandasnya.
Editor : Kimda Farida