LombokPost--Pemandangan tak biasa terjadi di Lombok Epicentrum Mall, Rabu (11/3).
Sebanyak 200 anak yatim tampak sumringah “menyerbu” pusat perbelanjaan untuk berburu kebutuhan Lebaran.
Bukan sekadar jalan-jalan, mereka diberi kesempatan memilih sendiri baju hingga perlengkapan ibadah impian.
Momen penuh haru ini merupakan bagian dari program Bahagia Bersama Yatim hasil kolaborasi Bank Dinar, Jamkrida NTB Syariah, dan MIM Foundation.
Sejak awal kegiatan, wajah-wajah ceria tak bisa disembunyikan. Dengan didampingi relawan, anak-anak berkeliling toko, mencoba pakaian, hingga menentukan pilihan terbaik untuk dikenakan saat Hari Raya Idulfitri.
Ketua LAZ dan Badan Wakaf MIM Foundation, M Romi Saefudin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang agar anak-anak yatim tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga merasakan pengalaman berbelanja seperti anak lainnya.
“Yang kami ingin hadirkan bukan hanya bantuan, tapi kebahagiaan dan pengalaman. Mereka bisa memilih sendiri apa yang mereka suka,” ujarnya.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Segini Besaran Zakat Fitrah yang Wajib Dibayar
Direktur Utama Jamkrida NTB Syariah, Lalu Taufik Mulya Jati, menegaskan kegiatan ini menjadi bukti bahwa dunia usaha juga memiliki tanggung jawab sosial.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan. Ini bukan hanya soal bantuan, tapi juga kepedulian agar mereka bisa merasakan momen Lebaran dengan penuh suka cita,” katanya.
Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bank Dinar, Zaki Zamani, menyebut kegiatan ini telah menjadi agenda rutin setiap Ramadan. Tahun ini, pihaknya kembali menggandeng Jamkrida NTB Syariah untuk memperluas dampak.
Tak hanya itu, selama Ramadan, Bank Dinar juga telah menyalurkan santunan kepada sekitar 1.700 anak yatim serta membagikan 15 ribu paket iftar dan takjil.
Baca Juga: Kapolres Cup RUNMadhan 2026 Sukses Digelar, Pelari Mancanegara Ikut Naik Podium
Momen belanja bersama ini pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan sosial.
Di balik tawa dan keceriaan, tersimpan harapan agar anak-anak yatim bisa menyambut Lebaran dengan rasa percaya diri dan kebahagiaan yang sama seperti anak-anak lainnya.
Editor : Kimda Farida