LombokPost - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menyiapkan apresiasi luar biasa bagi para kafilah yang berlaga di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi NTB 2026. Seluruh peserta perwakilan Kota Mataram yang berhasil merebut juara pertama di setiap kategori perlombaan dijanjikan hadiah ibadah umrah ke tanah suci.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Mataram Mohan Roliskana. Mohan menegaskan, komitmen ini merupakan bentuk penghargaan tertinggi Pemkot atas dedikasi dan kerja keras para peserta dalam mensyiarkan Alquran dan mengharumkan nama ibu kota di tingkat provinsi.
“Saya janjikan bagi mereka yang mendapatkan prestasi kita akan berikan bonus. Saya juga akan umrahkan mereka yang juara 1,” kata Mohan.
Kebijakan ini tidak hanya terbatas pada cabang bergengsi tertentu saja, melainkan mencakup seluruh kategori perlombaan yang diikuti oleh kafilah kota.
“Untuk juara 1 yang mendapat prestasi di MTQ XXXI NTB di Lombok Tengah, kita akan berikan reward untuk berangkat umrah,” sambungnya.
Baca Juga: Gubernur NTB: Marwah MTQ Ada di Tangan Dewan Hakim
Untuk memaksimalkan peluang tersebut, orang nomor satu di Mataram ini menitipkan pesan kepada tim pembimbing dan pendamping kafilah. Ia meminta secara tegas agar aspek psikologis peserta dijaga dengan baik. Peserta tidak boleh dibebani oleh persoalan-persoalan teknis maupun nonteknis yang dapat mengganggu konsentrasi mereka di arena lomba.
“Anak-anak bertanding secara leluasa dan maksimal, dan saya minta semua harus dilayani dengan baik,” terangnya.
Untuk diketahui, Kota Mataram mengirimkan sebanyak 85 orang kafilah terbaik yang akan berlaga di Kabupaten Lombok Tengah selaku tuan rumah. Gelaran akbar keagamaan tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 7 hingga 16 Juni 2026, di mana kafilah Mataram turun penuh mengikuti hampir seluruh cabang yang diperlombakan.
Meski bonus besar menanti, Mohan menekankan, esensi pelaksanaan MTQ jauh melampaui sekadar perburuan piala atau pencapaian gelar juara. Ia mengibaratkan momentum berkumpulnya kafilah se-NTB ini sebagai panggung diplomasi sosial untuk mempererat silaturahmi antardaerah.
“MTQ bukan hanya tentang perlombaan. Tunjukkan akhlak yang baik, jaga kekompakan, dan jadilah teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Alquran melalui sikap, perilaku, serta interaksi sosial selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” pesannya.
Editor : Akbar Sirinawa