Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cek Kesehatan Gratis Mataram Baru Terealisasi 9 Persen

Chia • Rabu, 17 Juni 2026 | 12:25 WIB
Cek Kesehatan Gratis
Cek Kesehatan Gratis

 

LombokPost - Realisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Mataram saat ini masih jalan di tempat. Hingga pertengahan tahun 2026, capaian program prioritas pusat ini baru menyentuh angka 9 persen atau sekitar 18.729 orang, jauh panggang dari api dari target ambisius yang ditetapkan pemerintah sebesar 46 persen atau 208.204 jiwa.

Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram mengakui rapor merah ini terjadi akibat pola pelayanan yang selama ini cenderung pasif dan hanya mengandalkan masyarakat datang ke fasilitas kesehatan.

“Kemarin kita lebih banyak menunggu, jadi sekarang kita lakukan pendekatan baru,” kata Kepala Dikes Kota Mataram Emirald Isfihan. 

Baca Juga: Dikes NTB Kawal Ketat Penerbitan SLHS SPPG Demi MBG Aman

Mengejar ketertinggalan yang sangat jauh tersebut bukan perkara mudah. Target 46 persen tersebut dihitung berdasarkan total populasi Kota Mataram yang melonjak hingga 452.400 jiwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025. Jika strategi tidak segera dirombak total, Kota Mataram terancam gagal memenuhi target program kesehatan nasional.

Menyikapi kondisi kritis ini, Dikes terpaksa mengubah total peta strategi pelayanan. Pola pasif di dalam gedung kini ditinggalkan dan diganti dengan sistem jemput bola secara agresif. Petugas medis kini diperintahkan keluar dari puskesmas untuk memburu warga di pusat-pusat keramaian.

Beberapa titik ruang publik yang kini disasar secara masif antara lain kawasan Udayana, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, serta sejumlah titik keramaian lainnya di penjuru kota.

“Ke depan pelayanan tidak hanya terpusat di puskesmas. Petugas akan lebih aktif mendatangi masyarakat melalui layanan di berbagai ruang publik agar akses pemeriksaan kesehatan semakin mudah,” terangnya.

Baca Juga: Kolaborasi DWP Dikes Mataram dan Unram Dinilai Jadi Terobosan Edukasi Kesehatan di Kampus

Tidak hanya mengandalkan 11 puskesmas yang saat ini memiliki kapasitas rata-rata 100 pasien per hari, Dikes juga memperluas jaringan dengan mengandeng lima klinik militer dan kepolisian.

Kerja sama ini melibatkan Klinik Polda NTB, Klinik Polres, Klinik Angkatan Udara, Klinik Angkatan Laut, serta Klinik Angkatan Darat guna memperbanyak titik layanan secara instan.

Bahkan, untuk mendongkrak angka partisipasi secara cepat, Dikes menghapus sekat birokrasi domisili. Warga dari luar Kota Mataram kini diperbolehkan ikut memanfaatkan layanan CKG ini secara gratis.

Meski harus berpacu dengan waktu dan keterlambatan capaian yang nyata, Dinkes mengklaim tetap percaya diri terhadap sisa waktu yang ada. 

“Kita tetap optimis dengan pendekatan baru ini,” pungkasnya. (chi) 

 

Editor : Kimda Farida
#cek kesehatan gratis #pelayanan kesehatan #CKG #Dikes Mataram #Mataram