Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dinas Perikanan Mataram Kucurkan Bantuan Rp 1,699 Miliar

Chia • Kamis, 9 Juli 2026 | 11:40 WIB

 

Kolam budidaya perikanan di dinas perikanan Kota Mataram
Kolam budidaya perikanan di dinas perikanan Kota Mataram

 

LombokPost - Dinas Perikanan menyiapkan program bantuan bagi para pembudidaya ikan air tawar di wilayahnya.

Tak tanggung-tanggung, anggaran sebesar Rp 1,699 miliar telah dialokasikan untuk menyasar 133 kelompok budidaya ikan air tawar yang tersebar di enam kecamatan se-Kota Mataram.

Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram Leo Amri S menjelaskan, sumber dana bantuan ini berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2026.

“Untuk jenis bantuan saat ini sedang kami matangkan persiapannya. Kami menargetkan pendistribusiannya bisa terealisasi pada triwulan keempat tahun 2026 ini,” katanya. 

Baca Juga: Puluhan Sampan Bantuan Dinas Perikanan Sumbawa Barat Mangkrak, Dewan Desak APH Turun Selidiki

Leo memaparkan, anggaran miliaran rupiah tersebut akan diwujudkan dalam dua skema, yakni pelatihan peningkatan kapasitas (SDM) dan pengadaan barang atau sarana prasarana.

Melalui pelatihan, para peternak ikan akan dibekali keterampilan teknis mulai dari hulu hingga hilir. Meliputi, teknik penyiapan kolam tanah, terpal, maupun beton, serta menjaga kualitas air.

Kemudian, pemilihan bibit unggul, manajemen pemberian pakan, hingga inovasi pembuatan pakan fermentasi. Pencegahan penyakit ikan, teknik pemeliharaan rutin, tata cara panen, hingga penanganan pascapanen.

Pelatihan administrasi kelompok serta strategi pemasaran digital agar hasil panen bisa bersaing di pasar modern.

"Mengenai kuota yang diterima tiap kelompok, saat ini tim kami masih melakukan pendataan riil di lapangan agar bantuannya proporsional, disesuaikan dengan jumlah sasaran dan pagu anggaran yang ada," imbuhnya.

Sementara untuk bantuan fisik, DKP akan menyalurkan bantuan langsung berupa benih ikan, pakan, mesin cetak pakan, serta sarana prasarana pendukung panen.

“Kami berharap intervensi bantuan ini dapat mendongkrak kesejahteraan ekonomi pembudidaya, sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan kelompok itu sendiri,” harapnya.

Langkah intervensi ini dinilai strategis mengingat potensi pasar ikan air tawar di Kota Mataram cukup menjanjikan.

Berdasarkan data DKP Kota Mataram, total produksi ikan budidaya pada triwulan pertama tahun 2026 saja sudah menembus angka 72.733 kilogram. 

Komoditas ikan nila masih menjadi primadona dengan sumbangan produksi terbesar, yakni mencapai 46.602 kilogram.

Disusul oleh ikan lele sebanyak 13.887 kilogram, ikan bawal 4.870 kilogram, dan gurami 4.290 kilogram. Sedangkan sisanya disumbang oleh komoditas ikan mas sebesar 1.124 kilogram, dan patin 760 kilogram. 

Potensi pasar lokal pun terbilang sangat tinggi. Leo menambahkan, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kota Mataram tergolong fluktuatif namun positif.

“Berdasarkan data terakhir pada tahun 2025, angka konsumsi ikan di Kota Mataram tercatat mencapai 55,89 kilogram per kapita per tahun,” pungkasnya. (chi) 

 

Editor : Kimda Farida
#DINAS PERIKANAN KOTA MATARAM #Bantuan nelayan #Pemkot Mataram #DBHCHT #Mataram