LombokPost — Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kota Mataram pada Selasa siang, 14 Juli 2026 sekitar pukul 14.30 WITA. Amukan si jago merah tersebut dilaporkan menghanguskan satu unit rumah milik warga hingga mengalami kondisi rusak total.
"Musibah ini menimpa kediaman Bapak Zaenal Abidin yang beralamat di RT 03 Lingkungan Kekalik Indah, Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram," terang Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Muzakkir Walad dikutip dari rilis, Rabu (15/7/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dan olah tempat kejadian perkara oleh petugas di lapangan, insiden kebakaran tersebut diduga kuat dipicu oleh korsleting arus pendek listrik.
Respons cepat langsung ditunjukkan oleh Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Mataram yang diterjunkan ke lokasi sesaat setelah kejadian untuk melakukan peninjauan mendalam.
"Begitu informasi kami terima, kami berupaya meringankan beban korban terdampak dengan menyalurkan bantuan darurat," terangnya.
Identifikasi di lapangan difokuskan untuk mendata rincian total kerugian material serta memetakan kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh keluarga korban. Sebagai bentuk kepedulian dan langkah penanganan pertama, bantuan logistik darurat berupa makanan siap saji (permakanan) langsung didistribusikan kepada pihak korban pada hari yang sama.
"Bantuan logistik berupa makanan siap saji langsung didistribusikan kepada keluarga korban pada hari yang sama," jelasnya.
Pasca-insiden memilukan ini, pemerintah daerah turut mengeluarkan imbauan tegas bagi seluruh lapisan masyarakat. Agar meningkatkan kewaspadaan preventif di lingkungan rumah masing-masing.
Warga diminta untuk lebih rutin melakukan pemeriksaan kelayakan kelistrikan secara berkala guna mengantisipasi ancaman bencana serupa di kemudian hari.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah masing-masing demi mencegah hal serupa terjadi," pungkasnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post