LombokPost - Pemerintah Kota Mataram terus mematangkan kesiapan fasilitas penunjang di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bintaro, Kecamatan Ampenan.
Proyek strategis nasional ini dipastikan akan mendapatkan intervensi tambahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, mulai dari sistem pengelolaan limbah hingga perluasan area ekonomi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri menjelaskan, KKP tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur utama, melainkan juga berkomitmen membantu pengelolaan limbah di area pemukiman nelayan tersebut. Selain itu, kompleks kawasan KNMP rencananya akan diperpanjang demi mengoptimalkan sektor wisata kuliner lokal.
“Tadi Pak Menteri menyampaikan untuk kulinernya, jadi nanti ada jalan yang akan diperpanjang kompleksnya sampai dengan pengolahan untuk khususnya pusat kuliner. Nanti dibantu dari Kementerian," ujar Lalu Alwan Basri usai mendampingi kunjungan kerja Menteri KKP.
Baca Juga: Menteri KKP Tinjau Kampung Nelayan Bintaro yang Habiskan Anggaran Rp 11 Miliar
Menindaklanjuti arahan dari Menteri KKP, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram diminta bergerak cepat untuk melengkapi detail administrasi. Pemkot diinstruksikan segera mengajukan usulan resmi terkait rencana perluasan dan fasilitas penunjang tambahan ini.
Alwan menegaskan, koordinasi lintas sektor akan langsung digenjot mulai awal pekan. Pemkot Mataram akan bersinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) tingkat provinsi guna menyusun draf usulan yang komprehensif.
“Kita diminta mengajukan (usulan resmi),” tegas Sekda.
Selain penataan kawasan dan kuliner, pemenuhan kebutuhan sarana modern bagi para nelayan tradisional juga menjadi prioritas.
Alwan mengaku sangat optimistis bahwa hibah peralatan operasional penunjang rantai dingin (cold chain system) dari pemerintah pusat akan segera terealisasi.
Bantuan yang dinantikan tersebut meliputi unit gudang beku portable (cold storage), pabrik es (slurry ice machine), hingga fasilitas perbengkelan nelayan.
“Kita akan terima cold storage nya sama pabrik esnya dan perbengkelannya. Mudah-mudahan tahun ini,” tambah Alwan.
Melalui intervensi menyeluruh dari KKP RI ini, Pemkot Mataram berharap KNMP Bintaro Ampenan dapat menjelma menjadi motor penggerak ekonomi baru.
Proyek ini ditargetkan mampu mengubah wajah kawasan pesisir menjadi lebih tertata, bersih, sekaligus mendongkrak kesejahteraan dan pendapatan nelayan lokal secara berkelanjutan.
Sumber : Liputan