Disematkan Langsung Presiden Prabowo! Ini Sosok Harindra Arshando, Putra Mataram Peraih Adhi Makayasa Akpol 2026

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 09:21 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menyematkan penghargaan Adhi Makayasa kepada Harindra Arshando Tegarbaja, lulusan terbaik Akademi Kepolisian 2026, dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. Harindra merupakan putra Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Presiden RI Prabowo Subianto menyematkan penghargaan Adhi Makayasa kepada Harindra Arshando Tegarbaja, lulusan terbaik Akademi Kepolisian 2026, dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. Harindra merupakan putra Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

 

 



Kota Mataram kembali melahirkan kebanggaan. Putra daerah, Harindra Arshando Tegar Baja, berhasil meraih Adhi Makayasa, penghargaan tertinggi bagi lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 yang diserahkan langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto selaku pemegang kekuasaan tertinggi atas TNI dan Polri.

---

PRESTASI tersebut menjadi pencapaian tertinggi yang dapat diraih seorang taruna Akpol. Harindra terpilih sebagai lulusan terbaik setelah mengungguli ratusan taruna terbaik dari seluruh Indonesia melalui akumulasi penilaian selama menempuh pendidikan di Akpol.


Ayah Harindra, Suhartono Toemiran, yang kini menjabat Staf Ahli di Pemerintah Kota Mataram, mengaku bersyukur sekaligus bangga atas pencapaian putra sulungnya. “Sebagai orang tua tentu kami sangat bersyukur. Ini bukan sesuatu yang instan, tetapi hasil dari proses panjang, kedisiplinan, konsistensi, doa, dan kerja keras yang sudah dijalani sejak masih anak-anak,” ujarnya kepada Lombok Post, Rabu (22/7).


Suhartono menjelaskan, Adhi Makayasa merupakan penghargaan tertinggi bagi lulusan terbaik di setiap akademi militer maupun kepolisian. “Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas TNI dan Polri memberikan penghargaan Adhi Makayasa kepada lulusan terbaik di masing-masing matra. Jadi ini merupakan penghargaan paling bergengsi bagi taruna Akpol,” katanya.


Jauh sebelum mengenakan seragam taruna, Harindra sudah ditempa dengan disiplin olahraga. Suhartono dan istrinya, Baiq Indira Rahmi, sengaja mengarahkan putra mereka ke dunia olahraga sejak duduk di bangku kelas 1 SD.


Tujuannya sederhana, membentuk karakter disiplin. “Sekaligus menjauhkannya dari dampak negatif gawai secara berlebihan,” terangnya.

Baca Juga: Tembus 10 Besar Nasional! Mataram Masuk 'Zona Hijau' Digitalisasi Bansos, Ampenan Catat Pendaftar Terbanyak


Keluarga ini memang memiliki latar belakang olahraga yang kuat. Suhartono pernah menjadi atlet taekwondo dan pencak silat yang tampil pada sejumlah ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). 


Kini Suhartono juga aktif melatih taekwondo melalui klub yang dibinanya di depan rumah. Harindra pun mengikuti jejak tersebut. 


Sejak kecil ia telah meraih berbagai prestasi taekwondo. Termasuk menjadi juara internasional saat masih sekolah dasar.
“Kami memang membiasakan anak-anak berlatih sejak kecil. Bukan semata mengejar prestasi, tetapi membangun disiplin, mental, dan daya juang,” jelasnya.


Sehingga saat masuk Akpol, pendidikan fisik sudah tidak terlalu berat. Sejak kecil telah ditempa sebagai atlet.


“Tak hanya Harindra, adiknya juga kini sedang menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian,” terangnya.


Suhartono juga meluruskan informasi yang sempat beredar di media sosial mengenai asal daerah putranya. Ia menegaskan Harindra adalah putra asli Kota Mataram.


“Harindra lahir di Kota Mataram, sekolah di Kota Mataram, besar di Kota Mataram, dan selama mengikuti berbagai kejuaraan selalu membela Kota Mataram maupun Provinsi NTB. Jadi jangan sampai muncul narasi yang keliru. Kami lahir, besar, mengabdi, dan hidup di Lombok. Itu tanah air kami,” tegasnya. 

 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Kota Mataram Harindra Arsandho Tegarbaja suhartono toemiran adhi makayasa