Minta Sosialisasi SPALD-T Diperkuat, DPRD Mataram: Warga Harus Paham Sebelum Proyek Dimulai

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 15:19 WIB
Ahmad Azhari Gufron
Ahmad Azhari Gufron

 

LombokPost – Komisi III DPRD Kota Mataram meminta pemerintah bersama pelaksana proyek Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) memperkuat sosialisasi kepada masyarakat sebelum pekerjaan konstruksi dimulai. Langkah tersebut dinilai penting meminimalkan penolakan sekaligus mengurangi dampak sosial selama proyek berlangsung.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram Ahmad Azhari Gufron mengatakan, sosialisasi menjadi salah satu isu yang dibahas dalam pertemuan Komisi III dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTB dan pihak pelaksana proyek. DPRD ingin memastikan masyarakat benar-benar memahami tahapan pekerjaan maupun manfaat SPALD-T.

"Kami mempertanyakan sejauh mana sosialisasi sudah dilakukan. Dari penjelasan yang kami terima, mereka mengaku sudah turun melakukan sosialisasi hingga ke tingkat lingkungan dan RT," ujarnya kepada Lombok Post, Kamis (23/7).

Meski demikian, Gufron menilai sosialisasi tidak boleh berhenti pada tahap awal. Menurutnya, informasi kepada masyarakat harus terus dilakukan seiring perkembangan proyek, terutama di kawasan yang akan terdampak langsung oleh pekerjaan konstruksi.

"Karena proyek ini akan menyentuh banyak ruas jalan dan permukiman, masyarakat harus mengetahui lebih dulu kapan pekerjaan dimulai, bagaimana pelaksanaannya, dan apa dampaknya terhadap aktivitas sehari-hari," katanya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga meminta pelaksana proyek membangun komunikasi yang terbuka dengan warga selama proses pengerjaan. Dengan begitu, setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat segera ditangani tanpa menimbulkan gejolak di masyarakat.

Menurut Fd6k2, keberhasilan proyek SPALD-T tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembangunan fisik, tetapi juga oleh penerimaan masyarakat terhadap program tersebut.

"Jangan sampai masyarakat merasa tidak dilibatkan. Sosialisasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar warga memahami manfaat proyek ini dan dapat menyesuaikan aktivitasnya selama pekerjaan berlangsung," tegasnya.

Komisi III DPRD Kota Mataram memastikan akan terus memantau pelaksanaan sosialisasi sebagai bagian dari fungsi pengawasan dewan, sehingga pembangunan SPALD-T dapat berjalan lancar sekaligus mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Kota Mataram BPPW NTB SPALDT Mataram Ahmad Azhari Gufron