Dikes Mataram Siapkan Relokasi Puskesmas Mataram ke Lahan Eks SDN 19 Mataram

Chia • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 10:48 WIB

 

Ilustrasi
Ilustrasi

LombokPost - Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram mematangkan rencana relokasi Puskesmas Mataram ke lahan eks Sekolah Dasar Negeri (SDN) 19 Mataram berlokasi di Jalan Abdul Kadir Munsyi, Kelurahan Punia. Dengan target mulai menganggarkan dan merealisasikan pada tahun 2027 mendatang. 

“Prinsipnya kita siap untuk mengisi lahan yang akan diserahterimakan kepada Dinas Kesehatan. Skenario terdekat saat ini adalah menyusun perencanaan pembangunan gedungnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram Emirald Isfihan. 

Kepastian penggunaan lahan eks SDN 19 Mataram tersebut telah ditindaklanjuti secara berjenjang. Pekan lalu, Sekretaris Daerah (Sekda), Inspektorat, Badan Keuangan Daerah (BKD), serta Dinas Pendidikan telah melakukan peninjauan lapangan secara langsung untuk memastikan kesiapan lokasi. Hasil koordinasi internal, Dikes menyepakati aset tersebut sangat memadai untuk dijadikan lokasi baru Puskesmas Mataram.

Baca Juga: Layanan 11 Puskesmas di Mataram Dipastikan Tetap Prima Selama Ramadan

Sambil menunggu tahapan konstruksi utama yang dirancang pada APBD 2027, Dikes akan mengoptimalkan lahan eks SDN 19 Mataram tersebut sebagai lokasi pelayanan sementara.

Tempat ini bakal dimanfaatkan untuk menampung operasional Puskesmas Pembantu (Pustu) Monjok yang dijadwalkan menjalani rehabilitasi bangunan pada bulan Agustus ini.

Mengenai mekanisme administratif, pemanfaatan lahan saat ini menanti tuntasnya proses pengalihan aset dari Disdik kepada BKD, yang dilanjutkan dengan penyerahan hak pakai kepada Dikes. Setelah dokumen resmi terbit, perencanaan teknis akan difinalisasi.

“On proses, tapi secara persiapan kita sudah berkoordinasi secara langsung, tapi secara tertulisnya memang belum,” jelasnya. 

Soal kebutuhan anggaran pembangunan gedung baru, Dikes mengusulkannya pada APBD 2027 mendatang. Di samping itu, Dikes juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menjajaki alternatif sumber pendanaan lainnya.

Menurut Emirald, Pemkot menaruh atensi yang sangat tinggi terhadap peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Luas lahan eks SDN 19 Mataram dinilai sangat memadai dan representatif untuk pengembangan fasilitas kesehatan jangka panjang. Jika dilihat, kondisi Puskesmas Mataram sudah terlalu padat dan membutuhkan lahan yang lebih luas. 

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Kesehatan, Puskesmas Mataram Akan Direlokasi ke Eks SDN 19 Mataram

“Sangat representatif. Dengan ketersediaan lahan seluas itu, kami sangat bersyukur karena memungkinkan teman-teman di puskesmas untuk melakukan kreasi dan pengembangan fasilitas layanan yang lebih luas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Disdik Mataram Yusuf mengatakan, empat gedung sekolah dasar (SD) kosong setelah dilakukan penggabungan.

Seluruh aset bangunan sekolah tersebut bakal diserahkan kembali kepada Pemkot. Alih fungsi gedung akan ditentukan Pemkot Mataram.

“Semua siswa sudah kami distribusikan. Para guru juga. Untuk gedung sekolah yang kosong akan kami serahkan ke kota untuk jadi aset,” jelasnya. 

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan
SDN 19 mataram puskesmas Mataram Dikes Mataram Mataram