Curhat Masa Muda Cita-Cita Tak Kesampaian! Ini Pesan Wawali Mataram saat Lepas Kontingen Jamnas

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:20 WIB
Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman saat melepas kontingen Gerakan Pramuka Kota Mataram yang akan mengikuti Jamnas XII.
Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman saat melepas kontingen Gerakan Pramuka Kota Mataram yang akan mengikuti Jamnas XII.

 

LombokPost – Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman menitipkan tiga bekal utama kepada kontingen Gerakan Pramuka yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. “Ketiga bekal tersebut, yakni ilmu, keterampilan, dan akhlak, sebagai modal terpenting bagi generasi muda menghadapi tantangan masa depan,” ungkap Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman, Kamis (6/8).

Pesan itu disampaikan saat melepas 32 anggota Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Mataram di Aula Lantai III Kantor Wali Kota Mataram. Menurut Mujib, Jambore Nasional tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan perkemahan atau ajang berkumpul antarpramuka dari seluruh Indonesia. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan ruang pendidikan karakter yang akan membentuk kualitas sumber daya manusia.

“Saya berharap atas nama Pemerintah Kota Mataram, tiga hal ini benar-benar dibawa pulang sebagai oleh-oleh dari Jamnas, yaitu ilmu, keterampilan, dan akhlak,” tekannya.

Ia mengatakan, seseorang yang memiliki nilai tidak akan mudah goyah menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Bahkan ketika mendapat kritik maupun perlakuan yang tidak menyenangkan, kualitas diri yang dimiliki tetap menjadi kekuatan utama.

“Walaupun ada yang menjatuhkan atau mendiskreditkan, itu tidak akan mampu mengurangi nilai yang ada pada dirinya,” katanya.

Mujiburrahman juga berbagi pengalaman pribadinya. Ia mengaku pernah bercita-cita menjadi peserta Jambore Nasional ketika masih muda.

Namun keinginan tersebut tidak pernah terwujud karena tidak memenuhi persyaratan. Kini, menurutnya, takdir justru membawanya berada pada posisi yang berbeda.

“Dulu cita-cita saya salah satunya ingin menjadi peserta Jambore Nasional, tetapi tidak kesampaian karena tidak memenuhi syarat. Hari ini justru saya mendapat amanah untuk melepas adik-adik menuju Jamnas,” tuturnya.

Karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya. Seluruh rangkaian kegiatan di Jambore Nasional diyakini akan memberikan pengalaman berharga, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun pembentukan karakter.

Baca Juga: Kadang Bawa Ikan, Kadang Ember Kosong! Kisah Pemancing Ampenan Berburu 'Ketenangan' di Ujung Senja

“Saya yakin setiap kegiatan di Jamnas bukan sekadar riang gembira. Di sana ada ilmu yang dipelajari, pengalaman yang didapatkan, serta pembelajaran tentang attitude, budi pekerti, tata krama, dan akhlak yang akan menjadi bekal kehidupan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh kontingen mampu menjaga nama baik Kota Mataram selama mengikuti Jambore Nasional. Sekaligus membawa pengalaman dan wawasan baru yang dapat dibagikan kepada anggota Pramuka lainnya di daerah.

Menurutnya, Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan nonformal memiliki peran strategis. Membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, disiplin, jiwa kepemimpinan, dan karakter yang kuat.

“Jadikan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya, membangun persaudaraan dengan peserta dari seluruh Indonesia, dan pulang membawa pengalaman yang bermanfaat bagi diri,” pungkasnya. 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Rilis
pramuka mataram jamnas XII 2026 tgh Mujiburahman pelepasan peserta jamnas kwarcab pramuka kota mataram