LombokPost — Selama ini para kader menjadi orang-orang yang berada di garis depan ketika pemerintah hadir di tengah masyarakat. Mereka mendampingi warga, bergerak di bidang kesehatan, lingkungan, hingga ikut memastikan tumbuh kembang anak mendapat perhatian.
Namun, dalam momentum Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, giliran para kader mendapatkan perhatian. “Kesempatan ini menjadi satu momen yang sangat istimewa, khususnya bagi kader-kader yang datang dari seluruh penjuru Kota Mataram,” ujar Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, di hadapan ribuan kader yang hadir, Minggu (9/8).
Mohan menegaskan momentum tersebut menjadi kesempatan. Memberikan kebahagiaan kepada kader yang selama ini telah berjibaku melayani warga.
Mereka telah menjalankan berbagai tugas. Tidak hanya menjadi bagian dari PKK, tetapi berperan penting mendukung berbagai program pemerintahan.
“Khususnya di bidang kesehatan, lingkungan, dan kesehatan anak-anak kita semuanya,” katanya.
Karena itu, HKG PKK ke-54 dinilai bukan sekadar menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan Tim Penggerak PKK memberikan apresiasi.
“Sekarang tugas dari Ibu Ketua Tim Penggerak PKK melayani kader, memberikan kebahagiaan kepada kader sekarang ini,” ujarnya.
Ia pun mengajak para kader memanfaatkan momentum, menikmati kebersamaan. Para kader diharapkan sejenak menikmati suasana yang telah disiapkan khusus.
“Mari manfaatkan kesempatan ini dengan baik,” pesannya.
Baca Juga: Tawarkan Sensasi Hutan di Tengah Kota, Kawasan Wisata Giong Siu Makin Diminati untuk Camping dan Gar
Mohan berharap kebersamaan yang terbangun dalam HKG PKK ke-54 semakin memperkuat hubungan antarkader. Sekaligus menjaga semangat gotong royong menjalankan berbagai tugas.
“Semoga semakin menguatkan kita semua, merekatkan semangat kebersamaan kita semua,” harapnya.
Dewasa Bersikap
Dari momentum HKG PKK ke-54, Mohan mengajak seluruh kader dan masyarakat melihat lebih jauh. Perjalanan Kota Mataram memasuki usia ke-33 tahun.
Usia tersebut menunjukkan bahwa Mataram telah berada pada fase cukup dewasa. Karena itu, pertumbuhan kota juga perlu diikuti dengan kedewasaan dalam menyikapi berbagai perubahan.
“Usia yang cukup dewasa. Mudah-mudahan juga diiringi dengan kedewasaan kita di dalam menyikapi pertumbuhan kota ini,” katanya.
Ia mengajak seluruh masyarakat mengambil bagian. Menjaga dan merawat kota.
Pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga.
“Kita tumbuhkan harapan-harapan positif,” ujarnya.
Ia percaya semangat tersebut dapat menjadi modal penting. Membawa Mataram menjadi kota yang terus tumbuh sekaligus memberikan harapan.
“Saya percaya kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk terus menjaga, membesarkan dan merawat kota ini menjadi kota yang penuh harapan,” tegasnya.
Jaga Persaudaraan
Baca Juga: Stok Daging Sapi Dipastikan Aman Jelang Maulid Nabi
Di tengah perkembangan kota, Mohan mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan persatuan. Menurutnya, kemajuan sebuah kota harus berjalan seiring dengan kuatnya kebersamaan masyarakat.
Ia meminta para kader dan seluruh masyarakat tidak kehilangan semangat persaudaraan, persatuan, serta nasionalisme. “Jadi kita jaga semangat persaudaraan dan persatuan kita. Kita jaga semangat nasionalisme kita,” pesannya.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga Kota Mataram sebagai bagian dari upaya menjaga Indonesia. “Kita jaga bangsa Indonesia kita yang kita cintai ini semuanya,” katanya.
Wali Kota berharap semangat tersebut tidak berhenti dalam momentum HKG PKK ke-54. Para kader diharapkan tetap menjadi bagian penting dari masyarakat yang terus merawat kebersamaan. Mengambil peran dalam menjaga dan membangun kota.
“Kembali kepada kita semua menjadi bagian dari warga negara yang baik, menjadi warga negara yang penuh semangat patriotik untuk terus merawat dan memelihara dan menjaga semangat persatuan dan persaudaraan kita,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Mataram Abdul Malik menilai momentum HKG PKK ke-54 menjadi ruang penting. Mengapresiasi peran para kader yang selama ini aktif mendampingi masyarakat.
“Kontribusi kader tidak bisa dipandang sebelah mata karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam berbagai program, terutama di bidang kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan keluarga,” katanya.
Ia berharap perhatian dan apresiasi terhadap kader tidak berhenti pada momentum HKG PKK, tetapi terus diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan dan kapasitas kader. “Kita tentu ingin agar peran mereka di tengah masyarakat semakin kuat,” tegasnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post