Disdag Mataram Usulkan Ekstra Dropping Elpiji 3 Kg untuk Kebutuhan Maulid 

Chia • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:10 WIB
Stok elpiji
Stok elpiji

 

LombokPost - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melalui Dinas Perdagangan (Disdag) mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi elpiji subsidi 3 kilogram menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026. Disdag menyiapkan usulan ekstra dropping atau penambahan alokasi kuota kepada PT Pertamina yang direncanakan meluncur pekan depan.

Langkah ini diambil mengingat pola perayaan Maulid di Kota Mataram yang cukup dinamis, sekaligus memitigasi potensi kemacetan penyaluran akibat adanya libur nasional.

“Langkah itu untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat menjelang perayaan Maulid Nabi serta mengantisipasi potensi kendala distribusi akibat libur nasional. Libur sehari saja memengaruhi penyaluran distribusi berikutnya,” kata Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Disdag Kota Mataram Sri Wahyunida. 

Baca Juga: Pertamina Pasok 3.160 Tabung Gas Melon Tambahan ke Dompu

Berbeda dengan pola penambahan alokasi biasa, penyaluran ekstra dropping kali ini dirancang lebih taktis dan tepat sasaran.

Disdag bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) telah memetakan wilayah mana saja yang memulai rangkaian perayaan Maulid lebih dini.

“Hiswana Migas telah meminta informasi wilayah atau kecamatan mana yang lebih dahulu menggelar perayaan Maulid. Informasi tersebut diperlukan agar penyaluran tambahan elpiji subsidi dapat diarahkan lebih cepat sesuai kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Terkait besaran volume ekstra dropping, pihak Disdag masih mematangkan angka pastinya bersama Hiswana Migas dengan menyesuaikan kondisi empiris di level akar rumput.

Langkah responsif ini juga dipicu oleh adanya kebijakan penyesuaian atau pengurangan kuota elpiji subsidi secara nasional pada tahun 2026. Kendati kuota nasional terkoreksi, Disdag memastikan kondisi stok dan penyaluran di Kota Mataram sejauh ini masih relatif stabil dan terkendali.

Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) berkala yang dilakukan Disdag bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Mataram, distribusi elpiji 3 kg di tingkat pangkalan masih berjalan sesuai kontrak alokasi.

Meski demikian, Pemkot tidak ingin lengah. Peningkatan aktivitas memasak warga selama tradisi perayaan hari besar keagamaan dinilai berpotensi memicu gejolak jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Ini untuk menjaga stabilitas. Kami akan terus mengawal ketersediaan elpiji hingga bappkting lainnya agar harga tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat selama momentum hari besar tetap terpenuhi,” tandasnya. (chi) 

 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan
elpiji 3 kilogram Disdag Mataram gas melon Mataram maulid nabi