Hotel Melati Berguguran, Dispar Mataram Pacu 'Inovasi Tanpa APBD' Demi Kerek Lama Tinggal Wisatawan

Chia • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:50 WIB
TETAP EKSIS: Salah satu hotel melati di Kota Mataram. Hotel melati umumnya tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran yang membuat kegiatan MICE menjadi terbatas.
TETAP EKSIS: Salah satu hotel melati di Kota Mataram. Hotel melati umumnya tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran yang membuat kegiatan MICE menjadi terbatas.

 

LombokPost - Sektor kepariwisataan Kota Mataram terus berbenah di tengah tantangan berat. Berhentinya operasional 12 hotel Melati akibat sepinya kunjungan menjadi alarm penting bagi pemerintah daerah untuk merombak strategi daya tarik wisata.

Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram mencatat, saat ini rata-rata lama tinggal (length of stay) wisatawan—baik domestik maupun mancanegara—masih tertahan di angka dua hari.

Dispar menargetkan angka ini bisa melonjak hingga empat hari atau lebih untuk memicu pemulihan ekonomi sektor akomodasi.

Guna mendongkrak target tersebut di tengah keterbatasan anggaran daerah, Dispar Kota Mataram memilih jalur inovatif melalui program non-budget dengan menggandeng pihak sponsor serta pelaku industri perhotelan.

"Nah, itu tugas kita di Dispar untuk mendukung pemulihan ini," tegas Sekretaris Dispar Kota Mataram, Leni Oktavia.

Baca Juga: Target 300 Ribu Wisatawan di Tengah Krisis Avtur, Dispar Mataram Hidupkan "Friday Relax" di Udayana

Sejumlah atraksi dan event rutin bulanan kini digencarkan di berbagai destinasi cagar budaya dan ruang publik Kota Mataram untuk memikat wisatawan agar bertahan lebih lama:

 Yoga Heritage:  Konsep wellness tourism yang digelar di Taman Mayura.

 Friday Relax: Panggung santai akhir pekan di Teras Udayana.

 Pertunjukan Peresean: Seni budaya tarung tradisional di Pantai Loang Baloq.

 Ampenan Heritage Tour: Menelusuri jejak sejarah kota tua Ampenan.

Langkah kreatif ini diharapkan tak hanya menambah daya tarik Mataram sebagai destinasi singgah, tetapi juga mampu menghidupkan kembali ekosistem penginapan lokal. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan
EVENT MATARAM hotel melati Dispar Mataram Mataram