Mayura Heritage Yoga Ketiga Sukses Digelar Meriahkan HUT RI dan HUT ke-33 Kota Mataram

Lalu Mohammad Zaenudin • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:12 WIB

 

Ratusan peserta antusias mengikuti gerakan yoga bersama pada gelaran Mayura Heritage Yoga ketiga di pelataran bersejarah Taman Mayura.
Ratusan peserta antusias mengikuti gerakan yoga bersama pada gelaran Mayura Heritage Yoga ketiga di pelataran bersejarah Taman Mayura.

 

 

LombokPost - Taman Mayura kembali menjadi ruang berkumpul warga dalam suasana berbeda. Dinas Pariwisata Kota Mataram bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pariwisata Kota Mataram menggelar Mayura Heritage Yoga, Rabu (12/8).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-33 Kota Mataram itu mengusung konsep wellness tourism atau wisata kebugaran. “Ini wellness tourism yang ketiga,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra.

Sejak sore, ratusan peserta memadati kawasan Taman Mayura. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari jogging bersama, yoga, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga menikmati minuman herbal dan berbagai produk pendukung kebugaran.

Cahya mengatakan, Mayura Heritage Yoga merupakan kegiatan wellness tourism kali ini dibuat lebih spesial. Karena bertepatan dengan momentum HUT RI dan ulang tahun Kota Mataram.

“Jadi kita banyak bagi-bagi hadiah doorprize,” kata Cahya.

Antusiasme peserta juga terus meningkat. Pada pelaksanaan sebelumnya, kegiatan serupa diikuti 98 peserta. Jumlah itu kemudian meningkat menjadi sekitar 160 peserta pada kegiatan berikutnya.

“Kali ini, peserta yang hadir bahkan mencapai lebih dari 200 orang,” terangnya.

 

Baca Juga: Cegah Bullying Lewat HP, Dikes Mataram Luncurkan Aplikasi Si Besti di SMPN 15

Menurut Cahya, tingginya partisipasi menunjukkan kegiatan olahraga yang dikemas di ruang terbuka sekaligus destinasi wisata mendapat sambutan positif. Terlebih, konsep yang ditawarkan tidak hanya yoga. 

“Wellness tourism adalah wisata kebugaran. Kita berkumpul, berolahraga, kemudian menikmati minuman herbal yang menyehatkan,” jelasnya.

Cahya menyebut, dukungan berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting terselenggaranya kegiatan tersebut. Salah satu dukungan utama datang dari Ketua TP PKK Kota Mataram Kinnastri Mohan Roliskana.

Selain itu, dukungan datang dari 22 sponsor yang ikut menyukseskan kegiatan. Baik melalui produk, voucher, merchandise, konsumsi maupun dukungan jasa.

Para sponsor tersebut yakni Wardah, Medicha, Pigeon, Pegadaian, Neng Wulan, Gadai Mas, American Pillow, Kyuyo, Tiara Florist, Ketak, Pijat Mataram, Almadina, MAE Homespa, Megumi Roti Jepang, Zaish Stagek, Kokita, Berkah Mandiri, Honda, Unizar, Jims Honey, dan Poltekpar Lombok.

Cahya menegaskan, keterlibatan pelaku usaha lokal tersebut menjadi bentuk kolaborasi yang sangat positif. “Kita mengajak pengusaha-pengusaha yang ada di Kota Mataram dan sekitarnya untuk men-support kegiatan-kegiatan di Dinas Pariwisata Kota Mataram. Tidak dalam bentuk fresh money, tetapi melalui produk-produk mereka yang dijadikan doorprize untuk para peserta,” katanya.

Tak hanya hadiah, peserta juga mendapat kesempatan menikmati produk minuman herbal yang disiapkan dalam kegiatan tersebut. Konsep itu sekaligus memperkenalkan produk lokal sebagai bagian dari pengalaman wellness tourism.

“Setiap bulan kita melaksanakan wellness tourism Mayura Heritage Yoga untuk berkumpul, bersilaturahmi, olahraga sehat, dan juga mengkampanyekan wellness tourism,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum mengenal yoga untuk ikut mencoba. Menurutnya, yoga dapat menjadi aktivitas olahraga yang santai dan rileks sekaligus dilakukan di tengah suasana destinasi wisata.

 

Baca Juga: Urus SIP Tak Lagi Ribet, DPMPTSP Mataram Gebrak Inovasi MPP Digital untuk Tenaga Medis

Cahya mendorong peserta ikut mempromosikan kegiatan tersebut melalui media sosial masing-masing. “Teman-teman yang punya Instagram, Facebook, TikTok, tolong di-upload di media sosial masing-masing sehingga akan semakin banyak yang mengenal kegiatan ini,” ujarnya.

 

 

 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
wellness tourism mayura heritage yoga mataram Cahya samudra Dispar Mataram